Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

3.540 Hektar Tanaman Padi Gadu di Subang Terancam Kekeringan
Senin, 20 Juni 2005 | 14:45 WIB

TEMPO Interaktif, Subang:Seluas 3.540 hektare areal tanaman padi musim tanam gadu 2005, yang tersebar di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, terancam kekeringan. Usia tanaman padi itu rata-rata baru 30-40 hari.

"Ada kemungkinan tak dapat dipetik hasilnya," kata Agus Taruna, Kepala Sub Dinas Sumber Daya Alam dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Subang, kepada Tempo, Senin (20/6).

Kekeringan yang paling parah terjadi di areal seluas 2.500 hekatre di lokasi persawahan tadah hujan, tersebar di wilayah Kecamatan Cipunagara, Cikaum, Cibogo, Pabuaran, Patokbeusi dan Cipeundeuy. Seluas 1.040 hektare sisanya berada di wilayah jaringan
pengairan irigasi utama Tarum Utara di Kecamatan Pusakanagara, Legon Kulon dan Blanakan.

Sebagian besar jaringan irigasi induk Tarum Utara saat ini rusak parah akibat sedimentasi akut dan tumbuh suburnya eceng gondok. Karena itu meski pasokan air dari Waduk Jatiluhur melimpah, air yang sampai ke areal persawahan petani tetap kurang, karena banyak yang terbuang percuma.

"Saluran itu memang harus sudah dikeruk," kata Direktur Utama Perum. Jasa Tirta II Jatiluhur, Purwakarta. Untuk menyiasati tingginya biaya, ia menyarankan agar pengerukan dilakukan secara gotong royong antara PJT.II, pemerintah daerah Kabupaten Subang, dan kalangan petani. Nanang Sutisna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dimasuki 2 Wartawan | 31 Desember 1977
Dimasuki 2 wartawan | 31 Desember 1977
Indonesia Mau Jadi Importir ... | 05 November 1977
Indonesia Mau Jadi Importir ... | 05 November 1977
Pangan Krisis ? Indonesia Mau Jadi Importir ... | 05 November 1977
Sudah Lapar, Dipecat | 29 Oktober 1977
Dan Karawang Pun Bergoyang | 08 Oktober 1977
Ancaman Di Daerah Kritis | 24 September 1977
Mengejar Kapasitas Per-detik | 29 Juli 1978
Beras Terakhir Untuk Bupati | 24 Juni 1978
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tanah retak untuk ilustrasi kekeringan di Tangerang, Kamis, 13 November 2002. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20021210] Dua orang anak sedang mengambil air di telaga Panggul, Candirejo, Semanu saat kekeringan di kapubaten Gunung Kidul [Ahmad Solikhan/ DR; 2000/05/16].
Tanah Retak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri: Kekeringan Bukan Ancaman Serius
El Nino Mengancam Daratan NTB
Pemda Gunung Kidul Pasok Air Bagi Warga Kekeringan
Ratusan Hektar Tanaman Pangan Terancam Puso
Ratusan Hektar Sawah di Jambi Terserang Wereng
31 Ribu Warga Kediri di Pedesaan Kesulitan Air
Puluhan Ribu Hektar Sawah di Indramayu Terancam Kekeringan
Kekeringan Mulai Ancam Klaten dan Wonogiri
Enam Ribu Hektar Sawah di Indramayu Terancam Kekeringan
Setelah Kekeringan, Sebagian Timor Barat Hujan
> selengkapnya...


Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data