|
Pilkada Sumenep Siaga Satu
Senin, 20 Juni 2005 | 14:15 WIB
TEMPO Interaktif, Sumenep:Status siaga satu ditetapkan polisi untuk mengawal pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung di Kabupaten Sumenep, yang terletak di ujung timur Pulau Madura Senin (20/6) ini.
Ini sebagai upaya kewaspadaan polisi untuk mengantisipasi kemungkinan buruk pelaksanaan Pilkada di daerah penghasill garam ini.
Kapolres Sumenep Ajun Komisaris Besar Pol. Budiono Sandi mengatakan, seluruh personel polisi mulai tingkat Polres hingga Polsek turun degan kekuatan penuh. Itu pun masih ditambah lagi 100 Brimob. “Ini semua demi keamanan Pikada di Sumenep,” kata Budiono.
Dari 2.877 tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada langsung Sumenep, lebih dari seratus sempat dinyatakan sebagai TPS rawan. Apalagi, Sumenep pernah memiliki sejarah kekerasan pemilu ketika massa membakar kantor Partai Golkar dalam pemilu 1997 lalu. “Tapi sejauh ini masih aman. Belum ada laporan Pilkada ada gangguan,” kata Budiono.
Pilkada di Sumenep diikuti lima pasang kontestan. Dari lima pasang ini, ada empat calon bupati yang berlatar belakang kiai, dan satu calon bupati lainnya menggandeng wakil yang juga berlatar belakang kiai. Sumenep menjadi basis kuat pendukung NU karena itulah semua pasangan berusaha menjual pengaruh kekiaiannya.
Lima kandidat yang bertarung adalah KH Abuya Busro Karim-Moch Romli (PKB), KH M. Afif Hasan-Malik Effendi (PAN, PDIP dan PKS), KH Moh Ramdlan Siraj-Moch Dahlan (PPP dan PPNUI), KH Abdul Muiz Ali Wafa-Siti Aisyah (Koalisi Rakyat Bersatu-gabungan partai gurem seperti PBR, PKPB dan PNI Marhaen) dan Abdul Madjid Tawil-KH Abdul Wakir Abdullah (Gokar dan PKPI).
Sunudyantoro
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|