Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penderita HIV/AIDS di Yogyakarta Melonjak
Selasa, 14 Juni 2005 | 17:19 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Jumlah penderita HIV/AIDS di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2005 melonjak empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Sebagian besar penderita dari kalangan mahasiswa.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Yogyakarta, jumlah penderita HIV/AIDS di Yogyakarta tahun 2005 mencapai 187 orang. Tahun sebelumnya jumlah penderita HIV/AIDS baru mencapai 48 orang.

Anggota Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Yogyakarta, dr Yanti Wijayanti PhD, mengungkapkan hal itu kepada pers di kantor Gubernuran Yogyakarta, Senin (13/6). "Yang memperihatinkan, sebagian besar penderita HIV/AIDS itu berasal dari kalangan mahasiswa," kata Yanti yang juga dokter spesialis penyakit dalam RSUD Dr Sarjito Yogyakarta ini.

Menurutnya, peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Yogyakarta ini berkait penyalahgunaan narkoba. Hal ini diperkuat data di RSUD Dr Sardjito bahwa penderita HIV/AIDS yang masuk ke rumah sakit tersebut sebagian besar dari kalangan mahasiswa. Apalagi, sebagian besar penghuni LP akibat kasus narkoba juga berasal dari kalangan mahasiswa.

Data RSUD Dr Sardjito Yogyakarta hingga Maret 2005 tercatat tambahan penderita HIV/AIDS sebanyak 15 orang. "Sebagian besar mereka yang datang berobat itu berstatus mahasiswa, berusia antara 25-28 tahun dan berjenis kelamin laki-laki," jelas Yanti.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang penderita HIV/AIDS dari kalangan pekerja seks komersial (PSK), Yanti menyatakan justru agak jarang ditemui. "Kalau dari PSK, justru masih jarang," ujarnya.

heru cn

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Klinik khusus penderita AIDS dan pengobatan tradisional di Jakarta, 1996 [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/225/96; 20010606]. Klinik khusus penderita AIDS dan pengobatan tradisional di Jakarta, 1996 [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/225/96; 20010606].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Narapidana Wanita Meninggal Karena AIDS
Data Penderita AIDS Jakarta Timur Simpang Siur
87 Warga NTT Positif Terjangkit HIV/AIDS
Narapidana HIV/AIDS Minta Keringanan Penahanan
Ditemukan 32 Kasus HIV/AIDS Baru di Medan
25 Warga Serang Positif Mengidap HIV
Obat ARV Habis, Lima Pasien HIV/AIDS Kritis
Persediaan ARV di Medan Habis
Remaja Putri Lebih Rentan Tertular HIV
Paramedis Diskriminatif Terhadap Penderita HIV/AIDS
> selengkapnya...


Referensi

Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
Kumulatif Kasus AIDS dan Trend Epidemi di Indonesia sd akhir Des 2003
AIDS Case Rate di Indonesia Menurut Provinsi
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
> selengkapnya...

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data