|
Ditemukan Banyak Kartu Pemilih Salah Cetak
Minggu, 12 Juni 2005 | 15:35 WIB
TEMPO Interaktif, Serang: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Serang didesak untuk menghentikan pendistribusian kartu pemilih. Pasalnya, kartu pemilih dan undangan pencoblosan yang didistribusikan melalui petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) banyak yang salah cetak.
Seperti yang ditemukan di Desa Sidanglayan, Kecamatan Cinangka. Dari 2.816 warga yang memiliki hak pilih, hampir 80 persen menerima kartu pemilih yang salah cetak. Panitia Pengawas di Cinangka pun meminta pendistribusian dihentikan. "Banyak warga yang khawatir jika kartu pemilih itu dianggap tidak sah sehingga tidak bisa digunakan untuk pencoblosan 19 Juni mendatang," ujar Ojad Darojat, Ketua Panwas Kecamatan Cinangka, Minggu (12/6).
Menurut Ojat, hampir delapan puluh persen warga di Sindanglaya yang menerima kartu pemilih, tanggal, bulan dan tahun kelahiran mereka sama, yakni 01-01-1988. Meski telah diketahui salah cetak, petugas KPPS masih mendistribusikan kartu pemilih tersebut.
Anggota KPUD Serang, Fuad Adja mengaku telah memerintahkan anggota PPS untuk menarik kembali kartu pemilih yang salah cetak tersebut. Fuad mengaku sudah memperoleh informasi tentang kartu yang salah cetak itu dan memastikan akan diganti. "Jumlahnya saya belum tahu pasti. Tapi, kartu-kartu tersebut akan ditarik kembali untuk diganti,” katanya kepada Tempo.
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|