|
PLTU Suralaya Jebol Lagi, Defisit Daya 621 Megawatt
Senin, 06 Juni 2005 | 18:37 WIB
TEMPO Interaktif,
Bandung:Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Banten yang mengalami kebocoran di bagian pemanas uap (boiler) pada Jumat (3/6), kembali bocor Senin (6/6). Defisit daya untuk Jawa-Bali pun meningkat dari 600 Megawatt pada Jumat, menjadi 621 Megawatt.
Akibat defisit daya tersebut, menurut Wakil Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten, Endro Yulianto, Jawa Barat harus mengurangi beban hingga 147 megawatt pada jam puncak. Sedangkan pengurangan beban pada Jumat mencapai 134 megawatt.
PLN Distribusi Jawa Barat dan Banden kini sudah membagikan beban pengurakan ini kepada 8 daerah, yakni Cimahi, Majalaya, Kabupaten Bandung, Cianjur, Karawang, Bekasi, Purwakarta, Garut ,Tasikmalaya.
Meski demikian, kata Endro, pengurangan beban ini tidak akan sampai pemadaman di delapan daerah tersebut. Karena pengurangan beban itu hanya dilakukan pada jam puncak dengan mengurangi pemakaian listrik untuk kalangan industri saja.
Tentang upaya memperbaiki kebocoran di PLTU tersebut,
Endro mengatakan PLN belum dapat memperkirakan kapan hal itu bisa diatasi. “Kapan bisa diatasi kami belum bisa memprediksikan” katanya kepada Tempo. Namun menurutnya perbaikan atas kebocoran itu terus dilakukan. Rinny Srihartini
INDEKS BERITA LAINNYA :
|