|
Balita Tewas Akibat Vaksinasi Polio Diteliti
Jum'at, 03 Juni 2005 | 20:05 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Tim Medis Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung akan mengirimkan beberapa
orang dokter perwakilan ke Tasikmalaya untuk memastikan kematian Angga, Selasa (31/5).
Angga meninggal sekitar pukul 10.30 WIB, dua jam setelah diberi vaksin polio di Pos Pelayanan Terpadu Kenanga, tidak jauh dari rumahnya di Kampung Cikalang Girang, Kota Tasikmalaya. Saat divaksin, Angga baru sembuh setelah menderita demam tinggi selama seminggu.
Ketua Komisi Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi, Suganda Tanuwijaya belum bisa memastikan penyebab kematian bocah berumur 4,5 tahun itu. Selain Angga, kata Suganda, ada lima balita lain diPurwakarta yang sakit panas dan dirawat di rumah sakit setelah divaksin. Satu balita mengalami panas dan kejang-kejang, dan setelah diperiksa dipastikan diamenderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Dua balita lagi menderita mencret-mencret, sedangkan
sisanya memang sedang menderita batuk saat divaksin.
Menurut Suganda, dari pelaksanaan Pekan Imunisasi
Nasional tahun selama ini, belum pernah ada kasus
kematian yang disebabkan karena vaksinasi. Namun
Suganda mengaku ada kemungkinan mutasi yang
menimbulkan gejala penyakit polio pada balita penerima
vaksin (vaccine-associated paralytic Poliomyelitis)."Tapi jumlahnya sangat kecil, satu banding lima juta,"katanya.
Kepala Subdinas Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan
Jawa Barat Fatimah Resmiati mengakui kasus
yang terjadi pascavaksinasi, harus menjadi
bahan evaluasi bagi petugas menjelang vaksinasi polio
putaran kedua akhir Juni mendatang. "Minggu depan
seluruh dinas kesehatan kota dan kabupaten di Jawa
Barat akan bertemu untuk membahas ini,"katanya.
Fatimah tidak menutup mata atas kemungkinan turunnya
respon masyarakat pada putaran kedua nanti. Karena itu
dinas kesehatan harus melakukan sosialisasi dan pendekatan yang lebih intensif. "Kampanye harus dilakukan lebih awal,"katanya.
Rana Akbari Fitriawan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|