Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Diserang Wabah Mematikan

Puluhan Ribu Puyuh di Boyolali Mati
Kamis, 26 Mei 2005 | 19:24 WIB

TEMPO Interaktif,
Boyolali
:Puluhan ribu ekor burung puyuh di sentra peternakan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali mati diserang wabah mematikan. Para peternak puyuh belum mengetahui jenis penyakit yang menyerang ternak andalan mereka tersebut.

Menurut para peternak, serangan wabah penyakit itu berlangsung cukup cepat dan merata di hampir semua peternak yang ada di desa itu. “Mula-mula satu-dua peternak yang mengeluh hewannya banyak yang mati, tapi dalam seminggu ini hampir semua peternak mengalami hal serupa,” ungkap Anwar Haryono, salah seorang peternak, Jum’at (27/5).

Dari sekitar 20.000 ekor puyuh yang baru saja dikembangkan Anwar, kini hanya tinggal 2.500 ekor. Awalnya, tutur dia, dua pekan lalu mati 2.500 ekor. Lima hari kemudian mati lagi 15.000 ekor. Anwar mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta.

Peternak lainnya, Ahmad Yani, mengaku dari 10.000 ekor kini hanya tersisa 4.000 ekor. Kematiannya hanya terjadi dalam sepekan. Padahal baru berumur 40 hari dan belum menghasilkan telur sama sekali.

Dari ciri-ciri unggas yang terserang tersebut, mereka belum bisa memastikan apakah itu karena AI (Avian Influence) atau ND (Newcastle Diseases). Sebab, puyuh yang mati kali ini tiba-tiba kaku dan punggungnya berwarna merah. Anas Syahirul


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anton: Unggas yang Positif Flu Burung Harus Dimusnahkan
Sumatera Selatan Bebas Flu Burung
Deptan Meneliti Infeksi Flu Burung Pada Babi
Pemerintah Optimistis Bebas Flu Burung 2007
Wabah Flu Burung di Jawa Tengah Meluas
Warga Khawatir Terjangkit Flu Burung
Flu Burung di Sulawesi Selatan Sudah Bisa Diatasi
Penurunan Penjualan Ayam Kampung Terjadi di Dua Pasar
“Pinrang dan Pare-Pare Bebas Flu Burung”
Jabar Masih Pasok Ayam untuk Jakarta
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Danamon Cairkan Rp 3,2 Triliun Kredit Masyarakat Kalimantan
Portugal Optimistis Kalahkan Denmark
Pemerintah AS Ambil Alih Manajemen Fannie Mae dan Freddie Mac
Capello Belum Puas dengan Cole
Daya Beli Petani Nusa Tenggara Barat Anjlok

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data