Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Yusman Roy Minta Maaf Kepada Umat Islam
Senin, 09 Mei 2005 | 15:13 WIB

TEMPO Interaktif,
Malang
:Mochammad Yusman Roy, pengasuh dan penanggung jawab Pondok Itikaf Jamaah Ngaji Lelaku, meminta maaf kepada umat Islam di seluruh Indonesia. Ia menyerukan kepada umat Islam untuk tidak mengikuti ajaran dan praktik salat dalam dua bahasa, Arab dan Indonesia.

“Saya sepenuhnya sadar, ajaran dan perbuatan saya selama ini telah meresahkan dan bisa membuat perpecahan di kalangan umat Islam,” kata dia di Markas Polres Malang, Senin (9/5).

Ia menyatakan menyadari bahwa salat dwibahasa yang dipraktikkannya seharusnya hanya berlaku untuk dirinya sendiri, dan bukan untuk disebarluaskan. Salat dalam bahasa Arab dan Indonesia itu, kata Roy, merupakan ijtihadnya. Namun, hal itu ternyata membuat banyak orang marah.

Bekas petinju itu menegaskan, salah satu bukti keberhasilan umat menjalankan salat adalah bersedia mematuhi aturan negara. Dalam kaitan ini, Roy mematuhi Surat Keputusan Bupati Malang 6 Mei 2005 yang memerintahkan dirinya untuk menghentikan ajaran dan praktik salat dwibahasa, serta menutup kegiatan di pondoknya.

Ia bersedia menghentikan pengajaran salat dwibahasa, tapi praktik salat akan tetap ia jalani untuk dirinya sendiri. Roy juga membiarkan pengikutnya mengambil pilihan dan keputusan sendiri-sendiri.

Roy menolak meminta maaf kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Karena ia menilai MUI Kabupaten Malang telah sewenang-wenang dengan menyatakan kegiatan di Pondok I’tikaf adalah aliran sesat. Abdi Purmono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

MUI Harapkan Polisi dan Kejaksaan Bertindak
Gus Dur Diminta Menjadi Penengah
Shalat Berbahasa Indonesia di Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data