Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Soal Unjuk Rasa Menentang Kenaikan Gaji Pimpinan UGM

Rektor Janji Tidak Akan Berikan Sanksi
Selasa, 03 Mei 2005 | 12:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Sofian Efendi mengatakan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada jajaran civitas akademika yang melakukan demonstrasi menentang kenaikan gaji pimpinan kampus.

Menurut dia, mereka demonstrasi karena distorsi informasi dari keputusan Musyawarah Wali Amanat.
"Sanksinya hanya moral saja," kata Sofian seusai diterima Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Selasa (3/5).

Apa yang terjadi, kata dia, sesungguhnya bukan kenaikan gaji seperti diberitakan media massa, tapi penurunan gaji. Hal ini berlaku bagi rektor hingga dosen. Ia mencontohkan, sebelumnya pendapatan rektor dari gaji pokok, dan berbagai honor penyelenggaraan program pasca sarjana bisa mencapai Rp 41 juta per bulan. "Sekarang Majelis Wali Amanat memutuskan, pendapatan rektor tidak boleh lebih dari Rp25 juta," kata dia. "Itu naik atau turun?," kata dia.

Keputusan itu juga berlaku bagi dekan dan dosen. Jika sebelumnya pendapatan seorang dosen bisa mencapai Rp25 juta dari gaji struktural dan berbagai tunjangan serta honor pelaksanaan program pasca sarjana ataupun honor mengajar, kini dibatasi maksimal "cuma" Rp12,5 juta.

Penurunan pendapatan itu, menurut Sofian tak akan mengganggu tingkat kesejahteraan pimpinan UGM. "Kalau untuk hidup di Yogyakarta cukuplah, kalau di Jakarta mungkin kurang," kata dia tertawa. Ia berjanji akan melakukan sosialisasi yang intensif soal ini. Budi Riza

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di depan gedung DPR MPR, Jakarta Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo. Demonstran dihadang polisi saat protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo.
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pegawai dan Pensiunan PT Kereta Api Gelar Demo
Kubu Basri Sangaji Minta Sidang Tak Ditunda Lagi
Rektor UGM Tuduh Pemrotesnya Barisan Sakit Hati
Yudhoyono Didaulat Sebagai Bapak Komersialisasi Pendidikan
Mahasiswa Mataram Bentrok dengan Polisi
Ribuan Massa Minta Pol Pamong Praja Dibubarkan
Dosen UGM Ancam Mogok
Rektor UGM Batalkan Upacara Hari Pendidikan
Aksi Damai Sambut Hari Buruh Internasional
Peringatan Hari Buruh 1Mei di Bundaran HI
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Pemerintah Dinilai Gagal Mengerem Pemekaran Daerah
Batal Tes DNA di Indonesia, WNI Korban Spanair ke Spanyol
DPD: Masyarakat Jenuh dengan Pilkada
Koalisi Akan Bahas Krisis Pakistan
PLN Gandeng Polisi Atasi Pencurian Listrik

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data