Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Barat

Enam Ribu Hektar Sawah di Indramayu Terancam Kekeringan
Senin, 02 Mei 2005 | 15:06 WIB

TEMPO Interaktif, Indramayu:Sekitar enam ribu hektar sawah tadah hujan di Kecamatan Gantar dan Haurgeulis terancam kekeringan akibat debit air sungai Cimanuk menyusut. Sungai itu selama ini merupakan sumber utama pasokan air untuk pertanian di dua kecamatan tersebut.

"Padahal usia tanaman padi kami baru 7-15 hari, sedang banyak-banyaknya membutuhkan air," tutur Jaja (38 tahun), petani di desa Mekar Jati, kecamatan Haurgeulis.

Tukiman (43 tahun), petani di desa Haur Kolot, Kecamatan Gantar melontarkan keluhan senada. Jika kondisi hujan tidak juga turun minimal dalam sepekan ke depan, dia yakin tanaman padinya rusak. “Bahkan terancam puso," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian, Kabupaten Indramayu, Kusnomo Tamkani, masih optimis sekitar enam ribu hektar sawah di dua kecamatan tersebut masih bisa terairi oleh Sungai Cimanuk.

Sebab, ia memperkirakan curah hujan di Indramayu pada bulan-bulan mendatang akan meningkat. “Sekarang memang debit air Cimanuk berkurang, tapi mulai bulan depan masih bisa mengairi sawah-sawah di kedua kecamatan itu,” katanya. Ivansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pemerintah Dinilai Gagal Mengerem Pemekaran Daerah
Batal Tes DNA di Indonesia, WNI Korban Spanair ke Spanyol
DPD: Masyarakat Jenuh dengan Pilkada
Koalisi Akan Bahas Krisis Pakistan
PLN Gandeng Polisi Atasi Pencurian Listrik

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data