Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

DI Yogyakarta

Pelajar Indonesia Raih Hak Paten dari WIPO
Selasa, 26 April 2005 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Empat kelompok mahasiswa dan pelajar Indonesia berhasil mendapatkan paten terhadap karya penelitian mereka dari World International Property Organization (WIPO), sebuah organisasi internasional yang memberi pengakuan terhadap karya-karya bermutu.

Mereka yang mendapatkan pengakuan dari WIPO ini adalah para pemenang lomba inovasi bisnis bagi pemuda 2004. Mereka adalah Agnes Widya Putri WN (SMAN 6 Yogya), Sukresnowati dan kawan-kawan (Fakultas Teknologi Pertanian UGM), Has Sabdhosih dan Sonhaji (Universitas Negeri Semarang), dan Niken Suryanti (Unair Surabaya).

Medali dan piagam dari WIPO itu diberikan oleh Direktur Kepemudaan Direktorat Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda Sudrajat Rasyid di kampus UGM Yogyakarta, Selasa (26/4).

“Ini sebuah prestasi yang pantas dibanggakan, sebab generasi muda kita ternyata mampu bersaing dalam dunia penelitian dengan negara-negara maju lainnya. Tahun lalu, dalam lomba yang sama di Brunai Darussalam, siswa SMA Indonesia juga mampu meraih juara pertama," kata Sudrajat didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DI Yogyakarta Soegito.

Agnes Putri, siswa SMAN 6 Yogyakarta meraih juara pertama dengan penelitiannya berjudul "Pemanfataan Ampas Tahu Sebagai Produk Makanan Baru yang Bergizi dan Ekonomis. Selain meraih sertifikat WIPO, Agnes juga memperoleh hadiah uang tunai US$ 200.

Sementara Sukresnowati bersama kelompoknya dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM berhasil meraih juara kedua dengan karyanya berjudul "Tahu Panas Uap Super Quality dengan Penggumpal Alami Kombinasi Asam Cuka dan Blimbing Wuluh". Sukresnowati juga mendapatkan sertifikat WIPO dan uang tunai US$ 175.

Has Sabdosih dan Sonhaji dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih juara ketiga dengan penelitiannya berjudul "Pengolahan Batang Pepaya Untuk Manisan". Sementara Niken Suryanti dari Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Airlangga Surabaya meraih penghargaan keempat dengan karyanya "Cream Tabir Surya Kualitas Ultra Dari Rimpang Kencur".

syaiful amin

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana sekolah Pelita Harapan di Karawaci, Tangerang , 11 Mei 2001 [ Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/70/2001; 20010629 ]. Suasana melihat hasil Sipenmaru/ UMPTN di Senayan, Jakarta [TEMPO/ Rini PWI; 3d/486/91; 2001/05/23].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sebanyak 21 Penerbit Buku Rebutkan Dana Rp 6 Milyar
Dinas P&K Dampingi Tri Djumena
HAR Tilaar : Badan Hukum Pendidikan Neo Liberalisme
Tri Djumena Dipanggil Polisi
Polisi Segera Memanggil Penyeleweng Dana Beasiswa
Lima PTS Di Jakarta, Kesulitan Dana
Pemda Puwakarta Gratiskan Pendidikan SD
Tidak Mampu Bayar, Murid Putus Sekolah
Pemkot Bekasi Bantah Penyaluran Beasiswa Rawan Penyimpangan
Sejumlah SD Pandegalang Masih Pungut Biaya
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan
Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor: M.09-PR.07.06/1999 Tentang Penunjukan Kantor Wilayah Departemen Kehakiman Untuk Menerima Permohonan Hak Atas Kekayaan Intelektual

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Roger Federer, Davydenko dan Gonzalez Melenggang
DPRD DKI Dikritik
Jakarta Bakal Diguyur Hujan
Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data