|
Jawa Barat
Hingga Februari TKI Karawang Kirim Rp 2,4 Miliar
Senin, 25 April 2005 | 16:02 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang bekerja di berbagai negara, menjadi penyumbang devisa terbesar bagi daerah yang dijuluki lumbung padi nasional itu. "Sampai Februari lalu, tercatat sebesar Rp.2,4 miliar," kata Alisbar Barmawi, Kepala Bidang Penta Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang, Senin (25/4).
Sampai April 2005, TKI asal Karawang yang bekerja di luar negeri tercatat sebanyak 2.791 orang. Mereka umumnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, dengan negara tujuan terbesar kawasan Timur Tengah.
Secara ekonomi, para TKI itu terbilang mapan ketika kembali ke kampung halamannya. Indikatornya bisa dilihat dari kepemilikan rumah yang bagus dan kepemilikan lahan pertanian. Hanya saja Alisbar menyayangkan banyaknya TKI yang ke luar negeri tidak
melalui pintu-pintu resmi yang ditetapkan pemerintah. "Kebanyakan lewat para penyalur atau sponsor ilegal," tandasnya.
Dia menyebutkan, sampai saat ini tercatat 125 Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang beroperasi di Karawang, tapi yang legal dan tercatat di disnaker hanya enam.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, kini Disnaker Kabupaten Karawang, getol melakukan sosialisasi Undang Undang tentang Penempatan dan Perlindungan TKI kepada para petugas lapangan PJTKI. Nanang Sutisna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
 |
| Protes Menuntut Perlindungan Bagi TKI
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|