Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Madura

Kantor Kejaksaan Karanganyar Diamuk Massa
Senin, 18 April 2005 | 19:46 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Ratusan warga dari berbagai desa di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, melempari kantor Kejaksaan Negeri Karanganyar dengan batu dan telur. Mereka menuntut Kepala Kejaksaan Negeri menahan kembali Suhardono, Kepala Dusun Temu Ireng, Desa Anggras Manis, Kecamatan Jenawi.

Suhardono sempat menghuni rumah tahanan sebelum dilepas menjadi tahanan kota karena perampokan yang dia lakukan.

Massa yang datang dengan delapan truk itu meneriakkan berbagai makian serta melempari gedung kejaksaan dengan telur dan batu. Akibatnya, sebagian kaca pecah. Lambang kejaksaan, tembok, dan kaca-kaca belepotan pecahan telur. Kaca ruangan Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar Putu Suwarjana pun buram karena pecahan telur.

Kemarahan massa berhenti ketika Kepala Kejaksaan Negeri bersedia menemui perwakilan. Koordinator massa Hari Respati mengungkapkan, aksi mereka dilakukan karena kecewa atas keputusan Kejaksaan Negeri Karanganyar yang mengubah status tahanan Suhardono. Keputusan kejaksaan mengabulkan permohonan pengalihan status Suhardono menjadi tahanan kota dianggap menyakiti perasaan korban dan keluarganya. "Kami minta agar Kejari mencabut kembali pengalihan status tahanan Suhardono,"
kata Respati.

Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar menolak tuntutan massa. Menurut Putu, keputusan mengalihkan tahanan Suhardono sudah tepat, apalagi permohonan itu datang dari masyarakat Anggras Manis sendiri. Dalam permohonanan yang disampaikan ke kejaksaan, kata Putu, Kepala Dusun Suhardono dikenal berperilaku baik. "Dasarnya memang pertimbangan pengalihan status tahanan karena tersangka adalah perangkat dusun dan warganya sendiri yang mengajukan permohonan pengalihan status. Kami bekerja sesuai aturan main dan hukum yang berlaku," tukasnya.

Suhardono, yang sehari-hari menjadi Kepala Dusun Temu Ireng, Desa Anggras Manis, bersama tujuh orang komplotannya ditangkap petugas setelah melakukan perampokan pada Februari lalu. Yanto Parno, yang menjadi korban perampokan mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta. Selain itu, pelaku sempat melukai salah seorang anggota keluarga korban.

Para pelaku ditahan oleh kepolisian setempat untuk memudahkan penyidikan. Namun, setelah polisi yang memeriksa kasus ini mendapatkan penetapan kelengkapan berkas perkara dari kejaksaan, warga mendapati Suhardono berada di luar tahanan.

Putu membantah tudingan bahwa pengalihan status tahanan tersebut karena pemberian uang kepada Kejaksaan Negeri. Dia menilai, tudingan itu sama sekali tidak beralasan. Menurut dia, meski statusnya tahanan kota, tetapi proses hukum masih berlanjut dan perkaranya segera dilimpahkan ke pengadilan. (Imron Rosyid)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di depan gedung DPR MPR, Jakarta Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo. Demonstran dihadang polisi saat protes anti Presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur di gedung DPR MPR, Jakarta Senin 20 Nopember 2000  Foto: Robin Ong/ Tempo.
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kantor PKU Kembali di Demo
Humanis Tuding Bagir Manan KKN
Drakula Jadi Softex Didemo Massa
Jika SK Gubernur Tak Turun, Puluhan Sopir Angkutan Umum Mengancam Demo
BEM UI Gelar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM
Mahasiswa UKI Tolak Kenaikan BBM
Dipecat PT.KAI, 171 Satpam Stasiun Gambir Akan Demo
KAMMI NTB Tolak Kenaikan Harga BBM
Ratusan Sopir di Palembang Demonstrasi
Pendemo Ancam Boikot Pertemuan Gubernur Sedunia.
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data