|
Jawa Timur
Warga Sekitar Gunung Semeru Diminta Waspada
Kamis, 14 April 2005 | 15:54 WIB
TEMPO Interaktif, MALANG:Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTNBTS) mengimbau masyarakat yang bermukim di dekat Gunung Semeru agar waspada. Sebab, aktifitas gunung yang memiliki ketinggian 3676 meter di atas permukaan air laut itu meningkat dalam sebulan terakhir ini. "Kami minta masyarakat waspada," kata Kepala BTNBTS, Herry Subagiadi, Kamis (14/4).
Menurut dia, pantauan terakhir yang dilakukan oleh Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur Lumajang, 1 April lalu, frekuensi gempa letusan yang terekam di seismograf berkisar antara 40-126 kali per hari. Juga terjadi semburan material vulkanik berupa abu panas yang mencapai Puncak Mahameru.
Secara visual, dari kawah terlihat letusan material pijar yang mencapai ketinggian hingga tiang asap letusan berkisar antara 500-700 meter di atas puncak semeru. Juga terlihat adanya ainar api atau bara api di kawah aktif dan lidah lava. Bahkan, juga mulai terlihat guguran lava pijar mencapai 700-2000 meter dari kawah ke arah hulu besuk kembar dan besuk kabokan. "Sejak saat itu, status Gunung Semeru ditetapkan dalam kondisi waspada," ujar Herry.
Sementara itu, pantauan petugas di Gunung Bromo, sejauh ini kondisi dinyatakan aktif normal. Belum ada tanda-tanda peningkatan aktifitas seperti Gunung Semeru. Gunung Bromo sempat terjadi peningkatan aktifitas pada 8 Juni 2004 menelan 2 korban tewas dan 5 luka-luka. Bibin Bintariadi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|