Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Beberapa Delegasi Dilarang Masuk
Jum'at, 08 April 2005 | 11:20 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Pada hari kedua, Jumat (8/4) pelaksanaan Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) di Semarang, ribut. Delegasi Kongres dari sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD), yaitu Papua, Nusa Tenggara Barat dan Nangroe Aceh Darussalam belum mendapatkan tanda peserta. Mereka mengaku sengaja diperlakukan tidak adil oleh panitia.

Delegasi yang tidak dapat masuk itu lantas mendatangangi kantor sekretariat panitia. Keributan sempat terjadi ketika delegasi itu bersitegang dengan panitia, hingga terjadi pemukulan oleh perwakilan Papua.

"Apa karena kami tidak seirama dengan kehendak DPW yang lebih condong ke salah satu ketua, lalu kami tidak boleh masuk. Kami jauh-jauh datang dari Papua ke sini untuk ikut Kongres. Kami datang membawa mandat resmi DPD. Tapi nyatanya, kami tak dikasih tanda peserta," kata Sekretaris DPD PAN Kabupaten Jayapura, Yeed P. Yoku, kepada Tempo.

Menurut Yeed, dari DPW Papua, bukan hanya DPD Jayapura saja yang tidak diberi kartu tanda peserta. Dari 16 DPD yang ada, 12 DPD yang tidak bisa masuk. Artinya, kata Yeed, ada 36 orang delegasi resmi yang punya hak suara.

Hal sama dialami delegasi dari sejumlah DPW PAN Aceh. Dari 23 DPD yang ada, mayoritas dari mereka juga gagal mengikuti Kongres karena tidak mendapatkan kartu tanda peserta. Delegasi asal Aceh itu mengaku diperlakukan tidak adil oleh panitia karena mereka tidak setuju dengan kemauan untuk mendukung Soetrisno Bachir sebagai ketua umum.

"Kami memang menolak diarahkan oleh DPW yang mendukung Soetrisno Bachir. Kami tidak mau model-model seperti itu. Kami akan memilih ketua setelah melihat semua kandidat yang ada," kata bendahara DPD PAN Aceh Selatan, Hel Dijal.

Menurut Dijal, begitu tiba di hotel Patra Jasa Semarang, dirinya dan rombongan delegasi dari Aceh langsung mendaftar ke sekrtariat. Bahkan, kata dia, pihaknya juga sudah membayar biaya kontribusi untuk mengikuti Kongres. Hanya saja, kata dia, hingga kini belum memperoleh kartu tanda peserta sehingga tidak dapat mengikuti Kongres.

Sejumlah delegasi dari DPW Nusa Tenggara Barat (NTB) juga diperlakukan sama. Delegasi dari DPD Dompu, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Bima dan Kota Mataram juga belum memperoleh kartu tanda peserta. Dua DPD yang telah memperoleh kartu peserta adalah delegasi dari Kabupaten Bima dan DPD Sumbawa. "Kami memang belum menentukan sikap soal ketua. Tapi bukan begini caranya. Katanya PAN adalah partai modern dan terbuka yang demokratis," kata Sekretaris DPD PAN Dompu (NTB), Wawan Anggarana, kepada Tempo.

Syaiful Amin/Sohirin/Yanto Mustofa

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mobil hias PAN pada karnaval/ kampanye bersama partai-partai peserta pemilu di jalan Thamrin, Jakarta, 19 Mei 1999 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/258/1999; 20010406]. Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kiri) dan Siswono Yudohusodo (kanan) dalam acara Dialog Pasangan Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 30 Juni 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040826]
Amien Rais dan Siswono Yudohusodo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kegagalan Amien Menjadi Presiden akan Digugat
Didik J. Rachbini Diunggulkan Jadi Sekjen PAN
Gantole Alvin Hentikan Pidato Amien
Amien Rais Berpamitan
Ribuan Massa Menghadiri Apel Kader PAN
Amien, Soetrisno, dan Hatta Bersama Menuju Kongres
Moeslim Tuding Kandidat Lainnya Berpolitik Uang
PSI Masuk PAN
One Man One Vote di Kongres PAN
Hatta Radjasa Maju Terus
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data