|
Jawa Tengah
Amien Rais Berpamitan
Kamis, 07 April 2005 | 17:12 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Jika selama ini komitmen Amien Rais untuk tidak lagi terlibat dalam kepengurusan Partai Amanat Nasional hanya disampaikan melalui media massa, kali ini hal itu disampaikan langsung dihadapan ribuan kader dan simpatian PAN dalam acara Apel Kader di lapangan Simpang Lima Semarang.
"Pada kesempatan kali ini, saya ingin pamitan. Pemimpin boleh datang dan pergi, tapi ketangguhan PAN tidak tergantung pada pemimpinnya," ujar Amien saat memberikan pidato politik di hadapan peserta apel, Kamis (7/4). "Jika para pemimpin partai politik lain ingin berlama-lama (memimpin), tapi tidak untuk Amien Rais".
Dalam kesempatan tersebut, Amien juga menegaskan, jika dirinya mencalonkan kembali sebagai Ketua Umum PAN, pasti menang. Tapi PAN akan meredup. Keputusan mundur dari partai, merupakan bagian dari regenerasi. Dia mengibaratkan, jika aliran air berhenti, hanya akan menimbulkan malaria. "Meski saya mundur, tapi komitmen, waktu dan dedikasi saya tetap untuk PAN," katanya.
Sepeninggal dirinya, Amien percaya, PAN akan semakin besar, dengan catatan, kepeminpinan PAN tidak lagi bertumpu pada sosok pemimpinnya, melainkan pada pola kepemimpinan kolektif yang saling mengisi. Jika pola kepemimpinan kolektif dapat terwujud, maka tidak akan terjadi perpecahan. "Insya Allah tidak akan ada PAN perjuangan atau PAN pembaruan," katanya.
Sohirin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|