Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Amien Rais Berpamitan
Kamis, 07 April 2005 | 17:12 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Jika selama ini komitmen Amien Rais untuk tidak lagi terlibat dalam kepengurusan Partai Amanat Nasional hanya disampaikan melalui media massa, kali ini hal itu disampaikan langsung dihadapan ribuan kader dan simpatian PAN dalam acara Apel Kader di lapangan Simpang Lima Semarang.

"Pada kesempatan kali ini, saya ingin pamitan. Pemimpin boleh datang dan pergi, tapi ketangguhan PAN tidak tergantung pada pemimpinnya," ujar Amien saat memberikan pidato politik di hadapan peserta apel, Kamis (7/4). "Jika para pemimpin partai politik lain ingin berlama-lama (memimpin), tapi tidak untuk Amien Rais".

Dalam kesempatan tersebut, Amien juga menegaskan, jika dirinya mencalonkan kembali sebagai Ketua Umum PAN, pasti menang. Tapi PAN akan meredup. Keputusan mundur dari partai, merupakan bagian dari regenerasi. Dia mengibaratkan, jika aliran air berhenti, hanya akan menimbulkan malaria. "Meski saya mundur, tapi komitmen, waktu dan dedikasi saya tetap untuk PAN," katanya.

Sepeninggal dirinya, Amien percaya, PAN akan semakin besar, dengan catatan, kepeminpinan PAN tidak lagi bertumpu pada sosok pemimpinnya, melainkan pada pola kepemimpinan kolektif yang saling mengisi. Jika pola kepemimpinan kolektif dapat terwujud, maka tidak akan terjadi perpecahan. "Insya Allah tidak akan ada PAN perjuangan atau PAN pembaruan," katanya.

Sohirin


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes pendukung presiden Abdurrahman Wahid/ Gus Dur dengan spanduk bertuliskan Amien Rais gila ambisi jadi presiden RI di Monas, Jakarta, 30 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Josua Alessandro; K1A/425/2001; 20010616]. Mobil hias PAN pada karnaval/ kampanye bersama partai-partai peserta pemilu di jalan Thamrin, Jakarta, 19 Mei 1999 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/258/1999; 20010406].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ribuan Massa Menghadiri Apel Kader PAN
Amien, Soetrisno, dan Hatta Bersama Menuju Kongres
Moeslim Tuding Kandidat Lainnya Berpolitik Uang
PSI Masuk PAN
One Man One Vote di Kongres PAN
Hatta Radjasa Maju Terus
Rombongan Kongres PAN Transit Di Yogyakarta
Moeslim, Jembatan PAN-Muhammadiyah
A.M.Fatwa Kritik Hatta Radjasa
Koalisi Tiga Calon Ketua Umum PAN Langkah Cerdas
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Tim Kampanye Calon Presiden
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Presiden Diminta Beri Sanksi Heru Lelono
Selasar Sunaryo Gelar 'A Decade Of Dedication'
Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet
Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan
Jumlah Peserta Jamkesmas Kurang dari Kuota Pemerintah

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data