Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Dua Pembantai Caleg PDIP Divonis 20 dan 15 Tahun
Senin, 04 April 2005 | 17:30 WIB

TEMPO Interaktif, Bondowoso:Ratusan pendukung dua dari empat terdakwa pembunuh Wakil Ketua DPC PDIP Bondowoso R. Soewardjo dan keluarganya, Syaiful Bahri dan Sucipto, mengamuk setelah mendengarkan putusan sidang yang menvonis 20 tahun penjara untuk terdakwa Sucipto dan 15 tahun penjara untuk Syaiful Bahri.

Suctjipto divonis 20 tahun karena terbukti melakukan tindakan pembunuhan berencana dan dikerjakan secara bersama-sama. Vonis tersebut sesuai atau sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). "Saya masih akan pikir-pikir dulu untuk mengajukan banding," kata Sutjipto, di Pengadilan Negeri Bondowoso, Senin (4/4) siang.

Sementara, terdakwa Syaiful Bahri yang semula dituntut hukuman 18 tahun oleh jaksa, kemudian divonis tiga tahun lebih ringan, yakni 15 tahun kurungan dipotong masa tahanan dan kewajiban membayar uang perkara Rp 1.000. Syaiful tidak terbukti ikut merencanakan pembunuhan sadis itu. Atas putusan tersebut Syaiful langsung menyatakan naik banding.

Ratusan pendukung Syaiful dan Sutjipto yang sejak pagi sudah memadati areal PN Bondowoso secara serentak berteriak “hakim tidak adil”, bahkan beberapa di antara mereka membawa poster dan melemparkan kursi di ruang tunggu begitu majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Sutjipto, di akhir persidangan pertama pada pukul 11.00 WIB. Namun demikian, aparat kepolisian masih bisa mengendalikan massa, hingga persidangan kedua bagi Syaiful dimulai pada pukul 11.30 WIB.

Namun, begitu majelis hakim yang dipimpin Moh. Hafi dan anggota I Made Sudjana, Joner Manik, dan Arini memjatuhkan vonis 15 tahun penjara bagi Syaiful Bahri, ratusan pengunjung sidang kembali mengamuk.

Sidang juga diwarnai pemukulan terhadap Bambang, wartawan RCTI, oleh seorang pendukung kedua terdakwa. Warga juga berupaya merebut kamera Bambang. Hal yang sama juga menimpa wartawan Tempo, Surya dan Surabaya Post yang sedang mengambil gambar atau memotret. Mereka langsung dihadang dan dikejar.

Kapolres Bondowoso Ajun Komisaris Besar Pol. Sumardjiyo mengatakan pihaknya akan memperketat pengamanan persidangan dua terdakwa utama lainnya, Abdul Fatah dan Erfan, yang akan digelar besok (5/4) pagi. "Kami akan menambah jumlah personel lagi. Kalau tadi mengerahkan dua kompi pasukan, besok akan ditambahi satu kompi lagi," tegasnya.

Mahbub Djunaidy

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pendukung PDI Perjuangan pada karnaval/ kampanye bersama partai-partai peserta pemilu di jalan Thamrin, Jakarta, 19 Mei 1999 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/259/1999; 20010406]. Cap jempol darah dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Megawati oleh pendukung Megawati di jl. Agus Salim, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/377/99; 2000/05/16].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Assegaf: Kesaksian Wewen Penuh Misteri
Assegaf: Ada yang Misterius dalam Kasus Adiguna
Pihak Keluarga Nilai Pemberitaan di Media Rugikan Adiguna
Tersangka Pembunuh Datang Diantar Saudara Korban
Kubu Pembaruan Tanggapi Dingin Terpilihnya Mega
Saksi: Adiguna yang Tempelkan Pistol
Konggres PDIP Rehabilitasi 15 Kadernya
Gerakan Pembaruan PDIP Bentuk Tim Perlawanan
Guruh "Tinggalkan" Kubu Gerakan Pembaruan
Guruh Bertekad Tetap Maju Lawan Mega
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Megawati Sukarnoputri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data