Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Madura

Spanduk Calon Kepala Daerah Marak
Senin, 04 April 2005 | 01:43 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Berbagai spanduk, poster, dan alat peraga kampanye lain bergambar calon kepala daerah di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Sukoharjo, dan Kota Solo mulai bermunculan di tempat-tempat umum. Padahal, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di daerah itu belum menjadwalkan kampanye bagi para calon.

Di Kabupaten Boyolali dan Sukoharjo, spanduk dan tanda gambar para calon terpampang di tempat-tempat fasilitas umum, jalan-jalan, hingga warung-warung. Alat-alat peraga para calon itu bukan hanya tersebar di dalam kota kabupaten, tapi sudah marak bermunculan di pelosok-pelosok pedesaan.

Spanduk bergambar wajah para pasangan calon bupati/wakil bupati banyak dipasang melintang di tengah jalan, semantara jenis poster ditempel di pohon-pohon, tembok, serta fasilitas umum seperti terminal, pemberhentian bus, dan lainnya. Begitu pula di warung-warung makan.

Di Kabupaten Sukoharjo terdapat empat calon yang bertarung dalam pemilihan kepala daerah, Juni nanti. Mereka adalah Sugeng Purwoko-Cipto Subadi (koalisi PAN, PD, PBB), Jowo Semito-Joko Timbul (Golkar), Bambang Margono-Parjoko (PPP dan PKS), dan Bambang Riyanto-Moh. Toha (PDIP).

Spanduk dan umbul-umbul bergambar semua calon tersebut dipasang para tim suksesnya di pinggir-pinggir jalan protokol Kota Sukoharjo. Di pelosok pedesaan, spanduk dipasang melintang di jalan-jalan desa.

Di Kabupaten Boyolali, spanduk dan poster tidak hanya dipasang para calon yang sudah ditetapkan partainya, tapi juga para calon yang masih harus bersaing di internal partai.

Saat ini, baru PAN yang sudah menetapkan calon bupati/wakil bupati Boyolali, yakni Djaka Sriyanta-Adha Nur Mujtahid. Sedang calon dari PDIP dan Partai Golkar masih berkutat dalam penyaringan di partai masing-masing. Begitu pula calon yang akan diajukan koalisi partai-partai kecil.

Di Solo, yang paling gencar memasang poster dan stiker adalah pasangan Hardono-GPH Dipokusumo, yang dicalonkan Partai Golkar dan Partai Demokrat. Poster dan stiker pasangan ini tertempel di sejumlah tempat umum dan warung-warung makan. Sedang spanduk berisi ajakan membangun Solo dipasang di sejumlah ruas jalan. Pasangan ini dideklarasikan kemarin di Taman Budaya Surakarta, dihadiri sekitar 2.000 pendukungnya.

Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Solo kemarin menetapkan pasangan Dr. Achmad Purnomo-dr. Istar Yuliadi sebagai calon wali kota/wakil wali kota Solo. Penetapan itu dilakukan lewat pemilihan internal yang diikuti empat pasangan.

Dalam pemungutan suara yang diikuti para pengurus ranting dan anak cabang, pasangan Achmad Purnomo-Istar Yuliadi memperoleh 93 suara dari 235 suara yang diperebutkan. Urutan kedua ditempati pasangan Warsito Sanyoto-Achmad Purnomo (83 suara), Sudewo-Hammi Mujadid (27 suara), dan Ichwan Dardiri-Amir Junaidi (15 suara). Sisa suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Ketua DPD PAN Solo Umar Hasyim menyatakan, calon yang terpilih dalam konvensi ini adalah calon yang nantinya diusung PAN dalam pilkada, Juni mendatang. “Berbeda dengan partai-partai lain, kami tidak ada rekomendasi dari DPP. Calon yang menang dalam konvensi, ya itulah yang akan dicalonkan dalam pilkada. Pilihan ini adalah cermin demokratisasi dari bawah,” tutur dia.

Sementara empat pasang calon dari PDIP Solo masih diajukan ke DPD dan DPP untuk dipilih salah satu. Keempat pasangan calon tersebut adalah Joko Widodo-FX Hadi Rudiyatmo, Warsito-Sanyoto, Slamet Suryanto-Abimanyu, dan Farid Badres-Djoko Trisnowidodo.

KPUD di daerah tersebut mengaku tidak bisa melarang pemasangan poster dan spanduk calon kepala daerah karena alasannya untuk sosialisasi. “Kalau ada pengerahan pendukung, kami akan meminta ditertibkan,” kata Khomsun Nur Arif, Ketua KPUD Sukoharjo. (Anas Syahirul/Imron Rosyid)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perma Pilkadal Disosialisasikan April
Tiga Kubu Perebutkan Walikota Depok
Koalisi Enam Partai Tak Buat PKS Gentar
Siti Nurbaya : Penundaan Pilkadal Nias Harus Sesuai Hukum
Pilkadal Nias Selatan Ditunda
KPUD Banyuwangi Akan Laporkan Bupati ke Presiden
Jadwal Pemilihan Kepala Daerah di Beberapa Daerah Mundur
Baru 17 Mayat Dievakusi di Simeuleu
17 Partai Gurem Berkoalisi Lawan PDIP-PKB
17 Partai Gurem di Kediri Berkoalisi
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data