|
57 Ribu Siswa Bandung Terancam Putus Sekolah
Jum'at, 01 April 2005 | 20:05 WIB
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jawa Barat, Edi Siswadi mengatakan saat ini ada 57 ribu siswa di kota Bandung yang terancam putus sekolah. Sebanyak 10.600 siswa di antaranya termasuk kategori sangat kritis. "Bahkan 2933 siswa telah putus sekolah karena tak mampu membayar uang sekolah," ujar Edi kemarin di Bandung.
Mereka yang putus sekolah berusia 7-15 tahun, dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP). Tapi belum ada data untuk Sekolah Menangah Atas (SMA) "Data ini diperoleh sebelum kenaikan harga BBM," katanya.
Rencananya, Dinas Pendidikan Kota Bandung akan mendata ulang siswa yang kurang mampu dan terancam putus sekolah, khususnya untuk siswa usia 15-18 tahun. Hal ini, kata Edi, dilakukan agar tingkat resistensi terhadap ancaman putus sekolah dapat ditekan. "Kami akan terus membantu," katanya.
Edi berjanji akan membantu siswa yang terancam putus sekolah itu melalui berbagai sumber dana. "Baik dari pemerintah pusat, dana kompensasi BBM, dana abadi, atau bantuan pemerintah provinsi melalui program wajib belajar pendidikan dasar," ujarnya.
Koordinator Lembaga Advokasi Pendidikan Kota Bandung Dan Satriana mengatakan Dinas Pendidikan Kota Bandung seharusnya melakukan perencanaan ulang untuk membantu siswa tidak mampu. Masalahnya, kata Dan, data yang ada di Dinas Pendidikan saat ini sudah tidak signifikan dengan kebutuhan riil siswa di lapangan. rana akbari fitriawan/m iqbal el hidayat
INDEKS BERITA LAINNYA :
|