Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Partai Demokrat Solo Tak Akan Calonkan SBY
Selasa, 29 Maret 2005 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Dalam kongres Partai Demokrat mendatang, DPC PD Solo tidak setuju jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dicalonkan menjadi ketua umum partai. "Sebaiknya SBY tetap berkonsentrasi pada tugas negara. Jabatan beliau sebagai Presiden jauh lebih mulia dan berat dibanding dengan mengurus partai. Sangat sulit kalau harus menempati dua jabatan sekaligus," papar Ketua DPC PD Solo, Hery Setyo Nugroho, Selasa (29/3).

Dikatakan Hery, tempat yang cocok bagi Yudhoyono adalah sebagai ketua dewan pembina. "Pak SBY memang tidak bisa dipisahkan dengan partai yang didirikannya. Usulan ini akan kami bawa dalam kongres," tambah Hery.

DPC Solo juga tidak akan mencalonkan nama-nama tokoh partai yang saat ini masih menjabat di pemerintahan seperti Jero Wacik, Taufik Effendi maupun M. Ma'ruf. "Mereka yang saat ini mendapat tugas sebagai menteri biarlah berkonsentrasi mengurus rakyat. Karena kalau berhasil menjalankan juga membawa nama baik partai," papar Hery.

Pihaknya akan mengusung nama-nama yang tidak masuk dalam struktur pemerintahan. Diakuinya masih banyak nama lain yang bisa berkonsentrasi penuh mengurus partai. Selain memenuhi syarat sedang tidak menjabat di struktur eksekutif pemerintahan, DPC PD Solo juga mensyaratkan calon tersebut bukanlah kader karbitan. "Bukan rahasia lagi setelah partai ini besar kan banyak muncul kader karbitan," tandasnya.

Saat ini DPC PD Solo tengah menginventarisir nama-nama yang akan diusulkan sebagai ketua umum pada kongres pertama, diantaranya adalah Subur Budhisantosa, Hadi Utomo, Surato, Sys NS dan lainnya.

Anas Syahirul

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Demokrat DIY Minta Calon-Calon Ketua Umum Paparkan Visi dan Misi
Presiden: Pornografi dan Pornoaksi Sudah Tak Bisa Ditoleransi
Presiden Akan Kunjungi Selandia Baru
Peraturan Presiden Buat Rehabilitasi Aceh
Sidang Pembakar Foto SBY Ricuh
Sumsel Inginkan Partai Demokrat Menjadi Partai Kader
Partai Demokrat Diharapkan Menjadi Partai Kader
Blora Center Tetap Akan Independen
Ruang Partai Demokrat dan Golkar Disegel
Pebisnis Malaysia: Kasus Ambalat Terlalu Dibesar-Besarkan
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Partai Demokrat


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data