|
Serang
Kepala Desa dan Lurah Ancam Boikot Pilkada
Senin, 28 Maret 2005 | 19:08 WIB
TEMPO Interaktif, Serang:Sejumlah kepala desa dan lurah di Serang, Banten mengancam memboikot pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung. Ancaman ini sebagai bentuk protes atas kebijakan Pemerintah Kabupaten yang memotong alokasi dana bantuan desa sebesar Rp 4 juta per desa dan Rp 30 juta per kecamatan.
"Sikap ini merupakan hasil kesepatan para kepala desa dan lurah. Kami juga telah berkonsultasi dengan dengan Departemen Dalam Negeri mengenai soal biaya itu. Untuk itu, kami putuskan untuk memboikot,” kata Achyar, Ketua Forum Kepala Desa dan Lurah (FKDL) Serang tadi siang. Dia didampingi Zainal, Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD).
Keduanya mengatakan, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Serang tahun 2005 telah mengalokasikan dana bantuan desa sebesar Rp 20 juta per desa, dan bantuan pembangunan kecamatan Rp 120 juta per kecamatan. Dana itu akhirnya dipotong Rp 4 juta per desa dan Rp 30 juta per kecamatan berdasarkan kebijakan Bupati Serang untuk menutupi kekurangan biaya pilkada.
Kepala Bagian Pemerintah Serang, Dedi Kusumayadi membenarkan adanya pemotongan alokasi dana bantuan desa itu. “Pemotongan dana itu ada dasar hukumnya. Uangnya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pilkada di desa dan kecamatan masing-masing,” katanya.
Faidil Akbar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|