|
Jawa Barat
Pemda Puwakarta Gratiskan Pendidikan SD
Senin, 28 Maret 2005 | 17:20 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta: Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, telah menyiapkan dana Rp 6 miliar untuk menggratiskan dana sumbangan pendidikan dan pembangunan (SPP) untuk seluruh murid sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Dana tersebut, akan mulai dikucurkan Juni 2005. "Itu murni dana dari APBD kita," kata Bupati Purwakarta Lily Hambali Hasan, kepada Tempo, Senin (28/3).
Saat ini, jumlah murid SD di Kabupaten Purwakarta tercatat 103 ribu yang bersekolah di 452 SD. Sebagian dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu.
Pemda Purwakarta juga akan menggratiskan dana SPP untuk para siswa setingkat SLTP, dengan cara diberi bea siswa per anak didik Rp 1 juta per tahun pelajaran. "Dananya, ditanggung provinsi," Lily menjelaskan.
Sedangkan tentang rencana pemerintah pusat memberikan dana untuk pendidikan gratis ke daerah yang dialokasikan dari dana kompensasi pengurangan subsidi bahan bakar minyak 2005, Lily mengaku belum mengetahui secara pasti. Soal siapa yang akan memperoleh dan bagaimana mekasnismenya pun, Lily mengatakan belum faham. "Kita masih menunggu," katanya. Kalau bisa, Lily mengusulkan, dana kompensasi tersebut dialihkan saja untuk dana pendidikan gratis di tingkat SLTP dan SLTA. "Kan yang SD-nya sudah kita gratiskan," Lily menjelaskan lagi.
Pemda Purwakarta juga telah menuntaskan pendataan anak putus sekolah usia 7 hingga 15 tahun yang berasl dari keluarga miskin. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Didin Syahidin N.J, semuanya ada 7.000 anak. Anak-anak putus sekolah tersebut, direncanakan akan dibiayai pemerintah agar bisa kembali bersekolah. "Minimal mereka bisa menyelesaikan pendidikan dasar sembilan tahun," Didin menjelaskan.
Nanang Sutisna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|