|
Nusa
30 Warga Gunungkidul Keracunan Es Lilin
Jum'at, 25 Maret 2005 | 17:27 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Sekitar 30 orang warga Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul,
Yogyakarta keracunan setelah makan es lilin. Sampai Jumat (24/3) ini 14 warga masih
dirawat di RS Nurrohmah. Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.
Dari keterangan yang dihimpun Tempo, para penduduk Desa Pulutan yang sebagian besar adalah
petani, pada Rabu (23/3) pukul 11.00 WIB membeli es lilin untuk dibawa sebagai bekal ke
sawah. Es lilin ini dibuat Sutrisno, warga setempat yang sudah terbiasa membuat es lilin
selama 5 tahun yang dijajakan di warung-warung.
Setelah makan es lilin pada pukul 15.00 WIB para warga mengalami mual, ingin muntah
dan berak-berak. "Tiba-tiba saya merasa mual dan ingin muntah," kata Wartono (20 tahun)
Jum?at (25/3) saat ditemui di RS Nurrohmah. Setelah Wartono merasa mual dan ingin
muntah, para warga lain yang ikut makan es lilin juga mengalami hal yang serupa. "Kami
lalu dilarikan ke sini (RS Nurrohmah)," katanya.
Kapolres Gunungkidul AKBP Teguh Imantoro SH saat ini sedang menangani kasus ini. Mereka
telah mengumpulkan sisa-sisa es lilin dan muntah-muntahan warga untuk diperiksa di
laboratorium. "Pembuat es lilin Sutrisno juga kami periksa untuk dimintai keterangan," kata
Teguh. Sutrisno sendiri, menurut Teguh, telah bersedia untuk menanggung beban biaya RS para
korban keracunan.
Putri Alfarini-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|