Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Price Water House Audit Keuangan PBNU
Sabtu, 19 Maret 2005 | 15:44 WIB

TEMPO Interaktif, Malang: Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) telah menunjuk Price Water House (PWH) menjadi auditor independen keuangan PBNU. PWH akan mengaudit khusus keuangan yang berasal dari luar negeri, baik yang berupa sumbangan maupun titipan. "Semua bantuan keuangan, baik untuk penanganan bencanan alam, pendidikan, sosial yang datang dari luar negeri akan diaudit PWH," kata Ketua PBNU, KH Hasyim Muzadi kepada wartawan usai membuka Sarasehan Kesejahteraan Ekonomi Umat di Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu (19/3).

KH Hasyim mengatakan penunjukan akuntan independen itu adalah untuk memberi rasa aman dan kepercayaan bagi penyumbang asing. "Dunia global melihat NU mengalami krisis kepercayaan. Dengan menggandeng PWH, NU mengharapkan siapapun yang menyumbang melalui NU akan merasa tenang, katanya.

Selain itu, PWH juga diharapkan bisa memberikan bimbingan kepada staf NU agar bisa mengelola administrasi dan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan. "Selama ini, pengelolaan administrasi dan keuangan NU merupakan gerakan yang lillalhi ta'ala. Artinya, pengelolaannya tidak tertib administrasi," ujar Hasyim.

KH Hasyim juga mengungkapkan pada 19 April nanti, PBNU akan meluncurkan pesan pendek (SMS) infaq. Program yang merupakan hasil kerjasama PBNU, Manajemen Qolbu dan tiga operator selular di tanah air dan bertujuan untuk menumbuhkan transpartasi dan akutanbilitas infaq. "Infaq akan mudah terdeteksi karena melalui elektronik sehingga keamanannya terjamin. Infaq dengan pola manual tidak akan aman karena terlalu banyak pindah tangan," katanya.

Adapun jumlah infaq melalui pesan pendek ini bervariasi, mulai Rp 1.750, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.

Bibin Bintariadi/Abdi Purmono


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Warga Nahdlatul Ulama/ NU diberangkatkan dari Asrama Haji Pondok Gede dengan menggunakan bis saat akan mengikuti istighotsah di Senayan, Jakarta, 29 April 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K1A/333/2001; 20010529]. Suasana Istighotsah warga Nahdlatul Ulama/ NU dengan  wayang kulit bertuliskan damailah manusia, damailah rakyat Indonesia, warga NU Kec. Jati Tujuh Majalengka di Senayan, Jakarta, 29 April 2001 [Koran TEMPO/Amatoel Rayyani; K1A/228/2001; 20011501].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hasyim Sambut Ajakan Islah dari Gus Dur
Hasyim Melarang Pengurus Anshor Merangkap Di Parpol
PBNU Terima Kunjungan Rombongan Vatikan
PBNU Kirim 500 Ustadz ke Aceh
3.000 Pesantren di Jawa Timur Siap Tampung Anak-Anak Aceh
NU Optimalkan Fungsi Pesantren di NAD Tampung Anank-Anak
Hasyim Bantah Beri Mobil ke Kiai Pendukungnya
Buntet Dukung Hasyim Muzadi
Idris Marzuki Bantah Dapat Mobil dari Hasyim Muzadi
Tokoh Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Bom Palu
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Tim Kampanye Calon Presiden
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Muslimat NU
NU Online
Situs Megawati-Hasyim Muzadi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data