Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Yogyakarta

DPW PPP DIY Minta Mukernas PPP Digelar Segera
Kamis, 17 Maret 2005 | 11:53 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPW) PPP DIY Umar Sanusi meminta pengurus pusat PPP segera menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). Mukernas ini diharapkan dapat menjadi jembatan konsolidasi partai. "Mukernas sebaiknya segera digelar untuk konsolidasi partai," kata Umar Sanusi di Yogyakarta, Kamis (17/3).

Menurutnya, mukernas merupakan mekanisme partai yang mungkin dilaksanakan untuk mengatasi konflik yang sedang terjadi di PPP. Umar mengharapkan dalam mukernas dapat dilakukan klarifikasi partai terhadap kebijakan yang selama ini diambil. "Termasuk pemecatan orang-orang yang ikut silatnas. Itu harus diklarifikasi karena tindakan seperti itu menunjukkan DPP emosional. Saya tidak setuju dengan pecat memecat itu," katanya. Umar mengatakan seharusnya DPP dapat bersikap lebih arif dan dapat menerima hasil silatnas sebagai masukan untuk perbaikan kepengurusan PPP.

Selain itu, lanjut Umar, dalam mukernas juga dapat menjadi momentum bagi para pengurus partai untuk dapat mempersiapkan menggelar muktamar secepatnya. Pihaknya juga akan segera menyelenggarakan muskercab di wilayahnya untuk regenerasi kepengurusan partai agar tidak menjadi partai yang tidak reformis.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu orang-orang yang tidak puas dengan kepemimpinan Hamzah Haz seperti Andi M Ghalib menggelar silaturahmi nasional (silatnas) di Jakarta. Silatnas merekomendasikan kepada DPP PPP untuk menggelas muktamar PPP paling lambat akhir tahun ini. Tapi, DPP PPP tidak bersedia menerima rekomendasi tersebut, bahkan kemudian memecat orang-orang yang ikut hadir dalam silatnas.

Putri Alfarini

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara mengamankan pengungsi karena  kerusuhan Poso di pelabuhan Poso, Sulawesi Tengah, 8 - 12 Juni 2000 [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/337/2000; 20010605]. Rumah yang tidak dibakar karena terdapat coretan darah Yesus saat kerusuhan Poso, Sulawesi Tengah, 8 - 12 Juni 2000 [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/337/2000; 20010605].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

13 DPW PPP Desak Percepatan Muktamar
Tokoh PPP: SBY Tidak Intervensi Silatnas
Polisi Poso Lakukan Razia Besar-Besaran
Bom di Penginapan Brimob Poso
Pembacok Pendeta Poso Ditangkap
Pendeta Jemry Tambalino Dibacok Orang Berpakaian Brimob
Sketsa 4 Pelaku Teror Gereja Palu Rampung
Berkas Penembak Jaksa Ferry Silalahi Diserahkan ke Kejaksaan
Tokoh Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Bom Palu
Mabes Polri Kirimkan Ahli Raut Wajah ke Palu
> selengkapnya...


Referensi

Poso, Enam Tahun Dirundung Duka
Empat Tahap Resolusi Konflik
Komisi Kebenaran $ Rekonsiliasi
Keppres Pengadilan HAM Ad Hoc

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data