Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Megawati Yakin Tidak Ada Deadlock
Rabu, 16 Maret 2005 | 17:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri optimis, tidak ada kebuntuan dalam Kongres PDIP di Bali April mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Daerah Khusus DPD PDIP Jateng, di Semarang, Rabu (16/3). Optimisme tersebut sengaja disampaikan untuk menanggapi pernyataan dari Ketua Balitbangpus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kwik Kian Gie yang mengingatkan kemungkinan terjadinya deadlock pada kongres.

Mega tidak menyampaikan alasan dari sikap optimismenya tersebut. "Saya heran dengan pemberitaan yang dramatis, deadlock dari mana. Itu pemberitaan yang tidak sesuai dengan realitas yang ada. Jika terjadi deadlock, maka yang rugi adalah partai," ujarnya.

Dia menegaskan, mayoritas DPC yang ada masih mencalonkan Mega sebagai Ketua Umum partai. "Saya tidak merekayasa dukungan tersebut. Semua (konfercabsus) ada berita acaranya. Kalau masalah formatur tunggal dan hak prerogatif semua terserah peserta kongres yang mempunyai hak suara," katanya.

Seperti diketahui, Mega menginginkan bentuk formatur tunggal dan tetap mempertahankan hak prerogatif ketua umum.

Sohirin

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Megawati Soekarnoputri didampingi Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kanan) berbincang-bincang dengan anak-anak yang berpakaian daerah pada acara pembukaan Pekan Raya Jakarta ke-36 dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Kota Jakarta ke-476 di Kemayoran, Jakarta, 12 Juni 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K15A/442/2003; 20030626]. Cap jempol darah dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Megawati oleh pendukung Megawati di jl. Agus Salim, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/377/99; 2000/05/16].
Megawati Soekarnoputri, Sutiyoso dan anak-anak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Fraksi PDIP Mengancam Beri Mosi Tak Percaya kepada Ketua DPR
Calon Bupati dan Wakil dari PDIP Wajib Tandatangani Kontrak Politik
Arifin: Apes Jika Megawati Terpilih Lagi Jadi Ketua PDIP
Wapres : Kebijakan Naik Juga Diambil Dua Presiden Sebelumnya
Sophan : Saya Dicalonkan Anak-anak Muda
Pertemuan Presiden-DPR, Fraksi PDI-P Walk Out
Meilono: Sophaan Tak kalah Dengan Anak Sukarno
PDIP Jawa Timur Pecah Soal Calon Ketua Umum
Pengusung Wacana Deadlock Dinilai Tak Ingin PDIP Besar
Sejumlah Pendiri PDIP Menolak Calon Tunggal Ketua Umum
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data