|
Jawa Madura
Ratusan Warga Kediri Serbu Markas Polsek
Selasa, 15 Maret 2005 | 19:42 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:Tidak terima atas penahanan empat orang warga yang dituduh mencuri kayu oleh Perum Perhutani, ratusan penduduk menyerbu Markas Polisi Sektor Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (15/3) sore. Ratusan warga Desa Satak itu memaksa polisi melepas keempat orang tahanan tersebut.
Menurut warga, keempat orang yang ditahan itu hanya mengambil dahan dan ranting yang tidak merusak hutan sama sekali. Keempatnya adalah Siswoko, 27 tahun, Tamiran (54), Sukadi (50), dan Kaderi (65).
Ratusan warga tersebut datang dengan naik dua truk dan sejumlah sepeda motor dan sepeda pancal. Mereka langsung menyerbu masuk begitu sampai di Markas Polsek Puncu yang sama sekali tidak ada pengamanan. Warga sempat memasuki ruang kerja Kepala Polsek Puncu Ajun Komisaris Paidi. Bahkan, mereka juga mendekati ruang tahanan.
Sebelum warga bertindak anarkistis, satu peleton Pasukan Pengendali Massa dari Polres Kediri dating dengan senjata lengkap. Bantuan keamanan ini langsung dipimpin Kepala Polres Kediri Ajun Komisaris Besar Sutrisno, yang segera berdialog dengan warga.
"Penahanan itu sangat keterlaluan. Mereka hanya mencari dahan dan ranting yang jatuh. Sama sekali tidak benar jika mereka dituduh melakukan penjarahan atu menebang hutan secara liar," kata Sugik, salah seorang warga yang ditunjuk menjadi koordinator aksi di Markas Polsek Puncu. (Dwidjo U Maksum)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Protes petani tambak udang Dipasena Lampung di Kejaksaan Agung/ Kejagung, Jakarta, 8 Mei 2001. [TEMPO/ Arie Basuki; K1A/345/2001; 20010531].](/hg/photostock/2005/01/26/s_K1A34501_high_thumb.jpg) |
![Protes mahasiswa dari seluruh Indonesia yang menamakan Pembela Petani menuntut DPR meninjau kembali RUU Pertanian di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Senin, 14 Mei 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010522].](/hg/photostock/2005/01/26/s_BC01051448_high_thumb.jpg) |
| Protes Petani Tambak Udang Dipasena
|
|
| Protes Menolak RUU Pertanian
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|