|
Jasa Marga: Tol Cipularang Rampung Akhir Maret
Senin, 14 Maret 2005 | 21:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Syarifuddin Alambai menyatakan, jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jawa Barat, dipastikan rampung pada akhir Maret 2005. Sehingga, “tol Cipularang bisa dilalui kendaraan peserta Konferensi Asia-Afrika ke-50 akhir April mendatang,” kata Alambai kepada Tempo, kemarin. Jalan sepanjang 40 kilo meter itu menghabiskan biaya Rp 1, 4 triliun.
Alambai menangkis pernyataan beberapa kalangan yang memperkirakan pembangunan proyek tol Cipularang tidak selesai akhir Maret ini. Para peserta Konferensi Asia-Afrika dari Jakarta akan ke Bandung dengan menggunakan kereta api dan pesawat terbang. “Peserta Konferensi bisa melalui jalan kita. Pokoknya bisa dilewatin,” ujar Alambai yakin.
Penyelesaian pengerjaan sampai akhir Maret, kata dia, memang sudah menjadi komitmen pemerintah dan Jasa Marga. Proyek dimulai pada April 2004 dan ditargetkan selesai April 2005. Lalu dicanangkan Presiden Megawati Soekarnoputri, dengan target selesai sebelum ulang tahun KAA ke-50. Ketika itu, Megawati meminta agar tol Cipularang selesai Maret 2005.
“Supaya orang luar negeri itu melihat, dalam 50 tahun ini ada pembangunan di Indonesia,” kata Alambai. “Yang dulu tidak ada, sekarang ada tol.” Untuk menyelesaikan pekerjaan, pihaknya terus bekerja siang malam. Agar proyek ini cepat selesai, Alambat mengaku kerap berkomunikasi langsung dengan para pimpinan proyek dan melakukan inspeksi mendadak.
Hingga Sabtu (12/3), ratusan pekerja melakukan pekerjaan akhir. Pekerjaan yang sudah rampung diantaranya adalah pemasangan guadril, marka, dan median tengah. Jalan tol yang menghubungkan Simpang Susun Purwakarta Utara dengan jembatan rel kereta api Ciganea, Purwakarta, telah rampung. Begitu juga dengan penguatan jembatan dan penggeseran rel kereta api Ciganea.
Untuk menghubungkan Ciganea dengan Simpang Susun Purwakarta Selatan yang telah selesai, pekerja mengecor terowongan (underpass) Ciganea. Tol Seksi II Ruas Purwakarta Selatan-Plered sudah rampung sekitar 85 persen. Dua unit krain tampak sedang mengangkat kerangka jembatan di overpass Plered.
Meski begitu Jasa Marga merasa kesulitan menangani longsoran bukit di STA 92.300-92.600, terutama di Bukit Pasir dan Batu Datar. Di sana tanah kerap longsor dan anjlok sampai kedalaman 20 meter. Setiap hari mereka menimbun longsoran menggunakan tanah merah.
Sedangkan jembatan Ciujung sepanjang 500 meter yang pada akhir 2004 masih dalam pembangunan pondasi, kini sudah selesai sekitar 95 persen. Para pekerja tinggal menyelesaikan pekerjaan akhir seperti menyapu jalan, dan mengamplas median.
Setelah pembangunan selesai akhir Maret, Alambai berharap, peresmian penggunaan jalan dilakukan pertengahan April. l ali anwar
INDEKS BERITA LAINNYA :
|