|
Jawa Tengah
Kandidat Ketua PAN Didesak Umumkan Susunan Calon Kabinet
Senin, 14 Maret 2005 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Para calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) didesak agar mengumumkan susunan kabinet pengurusnya sebagai bagian dari kampanye mereka. Susunan kabinet tersebut penting untuk diketahui peserta konggres sebagai bagian dari visi misi dan program yang ditawarkan para calon.
"Dengan mengumumkan susunan kabinet juga dapat
menghindari politik dagang sapi sesama calon yang
mungkin saja terjadi. Misalnya karena persyaratan
menjadi calon relatif mudah, seseorang mengajukan
pencalonan bukan untuk menang tetapi untuk meningkatkan bargaining di hadapan calon yang menjadi
pemenang," ujar Sekretaris PAN Sukoharjo, M. Amin,
Senin (14/3).
Menurut Amin, susunan kabinet merupakan representasi
dari visi dan misi serta progam yang hendak diwujudkan
sang calon bila terpilih sebagai pengganti Amien Rais, memimpin PAN. Dengan adanya susunan kabinet, maka para peserta konggres nantinya bisa memberikan penilaian atas kemampuan pengurus secara menyeluruh tidak hanya pada figur ketua umum saja. "Memang ada formatur yang bertugas menyusun pengurus, tetapi susunan kabinet rancangan calon itu menjadi kerangka yang perubahannya tidak akan terlalu banyak," tukasnya.
Selain mengusulkan agar susunan kabinet diumumkan,
Amin juga berharap pemilihan ketua umum dilakukan satu
paket dengan sekretaris jendral sebagai orang nomor
dua di partai. Pemilihan satu paket tersebut dilakukan
untuk memudahkan kandidat terpilih dalam menjalankan
amanat partai. Usulan tersebut juga dikemukakan oleh
Ketua DPD PAN Solo, Umar Hasyim yang mengganggap ketua
umum dan sekretaris jendral merupakan dwi tunggal yang
tidak bisa dipisahkan.
Ketua umum terpilih memang secara otomatis akan menjadi ketua formatur, tetapi menurut Umar, keberadaannya pada saat penyusunan kepengurusan kedudukannya tidak terlalu berbeda dengan formatur lainnya karena tidak ada hak prerogratif untuk menentukan sendiri siapa orang yang dianggap layak mendampinginya sebagai orang kedua.
Menurut Umar, saat ini beberapa daerah pun sebenarnya
telah mengusung nama kandidat ketua umum yang akan
dicalonkan di konggres nanti beserta pasangan mereka. PAN NTB misalnya, menyebutkan pasangan Sutrisno Bachir - Didik J Rachbini sebagai jago yang mereka dukung. Selain itu, pasangan yang menurut Umar juga bisa menjadi pasangan kuat adalah Fuad Bawazier - Didik J Rachbini. "Didik memang orang yang pas menjadi orang kedua dengan posisi sebagai sekretaris jendral partai," ujarnya.
Imron Rosyid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Mobil hias PAN pada karnaval/ kampanye bersama partai-partai peserta pemilu di jalan Thamrin, Jakarta, 19 Mei 1999 [TEMPO/ Mahanizar; 32D/258/1999; 20010406].](/hg/photostock/2005/01/13/s_32d25801_high_thumb.jpg) |
![Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (kiri) dan Siswono Yudohusodo (kanan) dalam acara Dialog Pasangan Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 30 Juni 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040826]](/hg/photostock/2004/12/10/s_AB04063025_high_thumb.jpg) |
|
|
| Amien Rais dan Siswono Yudohusodo
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|