Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Angin Ribut Melanda Cilacap
Minggu, 13 Maret 2005 | 18:28 WIB

TEMPO Interaktif, Cilacap:Sedikitnya 279 rumah yang tersebar di tiga desa rusak berat akibat amukan angin puting beliung di Kecamatan Kroya, Cilacap, dini hari tadi. Angin menyerang selama beberapa puluh menit ketika warga sedang lelap tidur. Selain rumah, beberapa masjid dan sekolah juga rusak akibatnya kencangnya angin itu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Salah satu warga yang rumahnya rusak parah Agus Supriyono mengungkapkan, angin itu datang sekitar pukul 01.00 WIB. " Saat itu sedang turun hujan deras sejak sore sehingga warga memilih tinggal di rumah," katanya. Tiba-tiba datang suara gemuruh. "Genteng rumah dan atap seng langsung copot dan melayang. Berkali-kali terdengar suara pohon roboh," ujarnya.

Amukan angin tidak hanya merusakkan rumah, tetapi juga mematikan aliran listrik di desa itu. Akibatnya, warga semakin panik di tengah situasi gelap-gulita. " Karena takut rumah saya langsung menggendong anak dan lari keluar rumah," ujar Giyanti, seorang warga yang rumahnya kehilangan hampir seluruh gentengnya.

Camat Kroya, Uung Suparno menyatakan, di Desa Karangmangu sebanyak 30 rumah rusak berat dan 223 lainnya rusak ringan. Di Desa Ayamalas, 12 rumah rusak dan di Desa Kroya, 14 rumah rusak. Dia memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta karena di Desa Karangmangu saja kerugian sudah mencapai Rp 121.700 juta.

Ari Aji

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kapal di Pelabuhan Laut Maumere yang hancur setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [TEMPO/ Hidayat SG; 14D/380/93; 20010215]. Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/340/93; 20010215 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Relawan Asing Masih Dibutuhkan di Aceh
Tanggul Citarum Masih Aman
Gempa Mengguncang NTT, Maluku dan Sekitarnya
DPR Gelar Raker Rekonstruksi Daerah Pasca Bencana Alam
Walhi Minta Penanganan Bencana Utamakan Survival
Polisi Tahan Direktur Kebersihan Bandung
Longsor di Pangalengan Satu Tewas
Presiden Yudhoyono Kunjungi Barak Relokasi
1500 Karung Pakaian Sumbangan Dijual, Uangnya Dikirim ke Aceh
Sultan Minta Maaf pada Nelayan
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kertas Suara Pemilhan Umum Akan Berbentuk Memanjang
Departemen Pendidikan Anggarkan Rp 25 Miliar untuk Beli Jurnal
KPU Banten Pusing Ladeni Dua PKB
John Roosa Berharap Bukunya Tak Dilarang
Persib Diizinkan Berlaga Kandang Dihadiri Bobotoh

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data