|
Nusa
Parpol Setor Nama Calon Wali Kota Surabaya
Jum'at, 11 Maret 2005 | 21:11 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Hari libur Nyepi tak menghentikan kegiatan partai politik menjelang pemilihan
Wali kota Surabaya, 27 Juni nanti. Jum?at (11/3) siang sampai petang, DPD PDIP Jatim
melakukan uji kepatutan dan kelayakan kepada 4 pasang calon wali kota dan wakil wali kota
yang diajukan DPC PDIP Surabaya. Mereka yakni, Bambang D.H-Arif Afandi, Arief Indrijanto-
KH M. Ghufron, Soenaryono-Muhajir, dan Hariaji Sutomo-Hari Sucipto.
DPD PDI-P Jatim akan menyeleksi empat pasang nama itu menjadi dua pasang, untuk selanjutnya
diajukan ke DPP yang akan memilih seorang nama.
Sore hari, DPD PDIP yang dipimpin Wakil Sekretaris Ali Muji melakukan
pengujian terhadap pasangan Bambang D.H.-Arif Afandi. Bambang merupakan Wali Kota
Surabaya 2002-2005, yang 7 Maret lalu meletakkan jabatannya, sedangkan Arif Afandi adalah
Pimpinan Redaksi Jawa Pos.
Sebelumnya, tampil pasangan Soenaryono-Muhajir. Purnawirawan kolonel laut TNI-AL datang
dengan membagikan selebaran yang menjanjikan Surabaya aman, nyaman, dan tentram. Rata-rata
tiap pasangan menghadapi ?ujian tertutup? selama satu jam.
Di tempat yang sama, Ketua Balitbangda PDIP Jatim Ali Sugondo mengecam keras mekanisme itu,
yang dianggapnya sebagai sandiwara untuk meloloskan pasangan Bambang DH-Arif Afandi. "Ini
dagelan murahan yang dilakukan oleh partai," katanya. Salah satu kejanggalan yang
diungkapkannya, yakni uji kelayakan bagi empat pasang calon ini hanya dilakukan oleh
pengurus partai, bukan oleh tim independen yang melibatkan akademisi dan berbagai tokoh
masyarakat.
Di hari yang sama, DPW PKB Jatim mengumumkan peringkat 12 nama calon Wali Kota dan Wakil
Wali Kota Surabaya yang mendaftar ke partai itu. Mantan Sekota Surabaya Alisjahbana berada
di tempat teratas dengan angka 8,61, disusul Ketua DPC PKB Surabaya Wahyudin Husein,
Pribadiyono (8,17), mantan Kapolwiltabes Surabaya Ade Rahardja (8, 16) dan mantan Ketua
Tim Sukses SBY-JK di Jatim Fandi Utomo (8,08).
"Semua nama kami ajukan ke pusat untuk minta pertimbangan DPP," kata Ketua DPW Jatim
Choirul Anam. Para kandidat sebelumnya menjalani uji kepatutan dan kelayakan dengan
panelis Rektor IAIN Sunan Ampel Prof Ridwan Nasir, Guru Besar Ubaya Prof Dr Eko Sugitario,
Guru Besar ITS Prof Dr Wahyono Adi, pengamat politik Unair Dr Daniel Sparringa, dan Dr
Patdono dari ITS.
Sementara itu, Golkar, PAN, dan PDS juga mulai menerima pendaftaran calon wali kota. Dua
orang mendaftar sebagai cawali Surabaya dari Partai Golkar yakni mantan kepala Dinas
Permukiman Pemprov Jatim Edy Indrayana dan anggota DPRD Jatim Gatot Sujito. Di kubu PDS,
mantan wartawan Sam Abede Pareno juga mendaftar sebagai calon wali kota.
Jojo Raharjo-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|