|
Nasional
Gudang Garam Tak Dukung Semua Calon Bupati Kediri
Rabu, 09 Maret 2005 | 18:57 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:Perusahaan rokok PT. Gudang Garam Tbk menegaskan untuk tidak mendukung semua calon Bupati Kediri dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung, Juni nanti. Karenanya, perusahaan yang memiliki pabrik sangat besar di Kediri ini juga tak akan menyokong Ragil Sukotjo, salah seorang staf ahli Direksi perusahaan ini, yang memutuskan ikut dalam pemilihan nanti.
"Kami akan tetap bersikap netral dan tidak akan pernah mem-back up salah satu pasangan calon bupati," ujar juru bicara PT Gudang Garam Slamet Budiono, Rabu (9/3), di Kediri, Jawa Timur. Selama ini, kata dia, Gudang Garam selalu netral dalam urusan politik. "Bagi kami, yang terpenting adalah bekerja karena itulah konsentrasi yang harus kami jalani tiap hari sebagai lembaga bisnis," ucapnya menambahkan.
Budiono mengakui, jumlah karyawan Gudang Garam yang mencapai 50 ribu itu sangat menggiurkan semua calon bupati. Sekitar setengah dari karyawan itu, tinggal di Kabupaten Kediri, dan memiliki hak pilih.
Kendati telah mencalonkan diri, Ragil memutuskan tak akan mundur dari jabatannya di Gudang Garam. Dia mengaku telah mengantongi izin dan dukungan dari para direksi. Dia akan menjadi jagonya Partai Golkar. Dia akan berhadapan dengan Bupati Kediri saat ini, Sutrisno, yang maju lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Kebangkitan Bangsa.
Ragil mengaku punya dua motivasi, mengapa dirinya ikut meramaikan pemilihan. Pertama, ingin membangun Kediri menjadi lebih baik. Kedua, banyaknya aspirasi warga yang menginginkan perubahan di Kediri, dan memintanya maju. "Saya tak takut kebesaran nama Pak Tris (Sutrisno)," ujar mantan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) beberapa waktu lalu.
Budiono tak mau menjawab secara tegas, apakah Ragil harus mundur dari Gudang Garam. Dia hanya mengungkapkan bahwa perusahaannya tak mengizinkan karyawannya bekerja di dua instansi.
"Jadi kalau ada salah seorang karyawan yang mencalonkan diri sebagai calon bupati, saya kira dia harus paham betul mekanisme dan aturan yang ada di perusahaan," ujarnya. Dia tidak yakin direksi mendukung Ragil. Dia percaya para direksi itu mendukung dalam kapasitas sebagai pribadi.
Dwidjo Maksum
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|