|
Daerah Istimewa Yogyakarta
Ichlasul Amal Belum Diberitahu Masuk Desk Pilkada
Senin, 07 Maret 2005 | 15:43 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta/b>: Guru besar ilmu politik Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ichlasul Amal mengaku kaget namanya dimasukkan oleh Departemen Dalam Negeri (Depdagri) sebagai anggota desk khusus Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ichlasul mengaku belum pernah dihubungi oleh pihak Depdagri dan meminta dirinya masuk dalam desk tersebut.
"Apa iya nama saya dimasukkan, saya koq malah belum tahu. Sampai sekarang belum ada yang menghubungi saya,” ujar Ichlasul Amal ketiak ditemui di ruang kerjanya di Pascasarjana UGM, Senin (7/3). “Bahkan apa itu desk Pilkada Depdagri saya juga baru tahu," lanjutnya.
Maka dari itu, Ichlasul menyatakan kalau dirinya belum memutuskan untuk menerima atau menolak untuk dijadikan anggota desk yang akan memantau pelaksanaan pemilihan kepada daerah ini.
Ia akan mempelajari lebih dahulu maksud dan tujuan pendirian desk pilkada tersebut. Bila tujuannya untuk memetakan potensi konflik dan penangan pasca pemilihan, maka pembentukan desk ini pantas untuk didukung. Tetapi sebaliknya, kata Amal, jika tujuannya untuk campur tangan dalam pelaksanaan Pilkada maka secara tegas akan ditolak. "Saya perlu tahu terlebih dahulu apa tujuan desk pilkada ini," tegas Ichasul.
Depdagri telah membentuk desk khusus pemilihan kepala daerah dengan Surat Keputusan Mendagri nomor 120.05110/2005 tertanggal 2 Maret 2005. Anggota desk khusus berasal dari berbagai lembaga di antaranya dari Kejaksaan, Kepolisian, Depdagri dan kalangan akademisi. Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|