Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Kesenian Tradisional Kulon Progo Masih Digemari
Senin, 07 Maret 2005 | 11:46 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Puluhan jenis kesenian tradisional di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta masih
digemari masyarakat sekitar. Kesenian tersebut antara lain seni tari Jathilan, Incling,
Kuda Kepang, Incling, Dolalak, Angguk, Oglek, Krumpyung, Zabur (seni teater), Langen
Toyo, Tayup topeng maupun strek (seni silat keagamaan).

"Perkembangan kesenian tradisional di Kulon Progo ini cukup bagus," kata Kepala Seksi Adat
dan Kesenian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo Jumari, kepada Tempo,
Senin (7/3).

Menurutnya, kesenian tradisional semacam ini masih mendapatkan tempatnya di hati masyarakat.
Terbukti dengan banyaknya masyarakat yang meminta kelompok kesenian ini tampil dalam acara-
acara hajatan yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat. "Seni-seni semacam ini masih
digemari masyarakat. Mereka banyak yang 'nanggap'," katanya.

Kesenian tradisional di Kulon Progo ini, lanjut Jumari, keberadaannya tidak tergeser oleh
hadirnya kesenian modern yang menjamur belakangan ini. "Mereka justru berjalan seiring,
kesenian modern masuk, tapi seni tradisional juga tetap berkembang," katanya. Kesenian
tradisional di Kulon Progo yang tampak lesu hanyalah kesenian ketoprak. "Kalau ketoprak
keberadaannya hidup segan mati tak mau," katanya.

Jumari mengatakan seni tradisional Kulon Progo banyak juga diminta tampil di luar Kulon
Progo maupun Yogyakarta. Group-group kesenian ini biasa tampil di istana negara, dan pulau
Dewata Bali. "Untuk tampil di luar Yogyakarta, seni angguk yang jadi primadona Kulon Progo
mematok harga Rp 3,5 sampai 4 juta. Untuk yang lainnya di bawah itu," katanya.

Putri Alfarini-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data