Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Barat

Tarif Angkutan Umum di Jabar Naik 20 Persen
Sabtu, 05 Maret 2005 | 18:22 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung: Meski belum ditandatangani Gubernur Jawa Barat, tarif angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) di Jawa Barat dipastikan naik sekitar 20 persen untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar premium. Sedangkan untuk bis ukuran besar dan sedang yang menggunakan solar, kenaikan mencapai 18 persen.

Keputusan ini merupakan hasil akhir dari pertemuan
antara Pemprov Jawa Barat, dengan Dinas Perhubungan
Jawa Barat, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa
Barat, Yayasan Bina Konsumen Indonesia Bandung dan
beberapa pihak lainnya, di Bandung, Sabtu (5/3) siang.

Seusai pertemuan, Kepala Bagian Humas Pemprov Jawa
Barat Daud Achmad mengatakan usulan kenaikan yang
diajukan Organda sebenarnya mencapai angka 23 persen
dari tarif semula. Sedangkan Dinas Perhubungan mengajukan angka 18 persen. "Akhirnya, dengan mempertimbangkan berbagai faktor, kita sepakati naik 20 persen," katanya.

Sedangkan komponen yang turut dihitung dalam kenaikan
ini, kata Daud, antara lain biaya penyusutan kendaraan
dan hari operasi kendaraan. "Selain itu kita hitung
juga angka yang lebih teknis seperti biaya penggantian
ban, atau penggantian oli," ujar Daud.

Rencananya, kata Daud, hasil akhir ini akan diajukan
kepada Gubernur Jawa Barat, Sabtu (5/3). Keputusan ini
akan menggantikan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat
Nomor 57 tahun 2004 tentang Batas Tarif Angkutan Antar
Kota Dalam Provinsi. "Saya harap dalam waktu satu-dua
hari ini Surat Keputusan Gubernur yang baru bisa
segera keluar," katanya.

Daud berharap masyarakat pengguna jasa transportasi
AKDP dapat menerima besaran angka kenaikan ini. Selain
itu, para pengusaha angkutan dan sopir juga bisa meningkatkan pelayanan mereka kepada publik.

Rana Akbari Fitriawan


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615]. Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penerima Kartu Sehat di Solo Berkurang
Jusuf Kalla: Golka Belum Pelajari Hak Angket
LSM: Penurunan Subsidi BBM Bukan Solusi Tepat
Pendistribusian Dana Kompensasi dari Bawah
Mahasiswa Sandera Mobil-Mobil Pejabat
Tarif Kereta Api Belum akan Naik
Tangerang Butuh Lebih Banyak Kartu Kesehatan untuk Rakyat Miskin
400 Industri Rumah Tangga Kediri Terancam Bangkrut
Pemerintah Harus Segera Tetapkan Tarif Baru Angkutan Umum
Pencabutan Ijin Trayek Bukan Gertak Sambal
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Situs Transjakarta-Busway
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data