|
Yogyakarta
Polisi Yogyakarta Petakan Konflik Jelang Pilkada
Sabtu, 05 Maret 2005 | 17:58 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Kapolda DI Yogyakarta, Brigjen Polisi Bambang Aris Sampurno Djati menyatakan, jajaran kepolisian terus melakukan pemetaan untuk pengamanan pemilihan kepala daerah di DIY. Pemetaan itu, berkait dengan besarnya potensi konflik baik vertikal maupun horisontal dalam pilkada tersebut. Jajaran kepolisian, kata Bambang, siap mengantisipasi dan mengamankan pilkada di tiga kabupaten di DIY yang akan digelar serentak pada akhir Juni 2005.
"Kepolisian harus mengantisipasi berbagai kemungkinan terjadinya konflik," kata Bambang Aris Sampurno Djati, saat menghadiri serah terima jabatan Komandan Korem
072/Pamungkas, Sabtu (5/3) di Yogyakarta.
Dikatakan Kapolda, tiga kabupaten yang bakal menggelar
Pilkada secara serentak yaitu Sleman, Bantul dan
Gunungkidul. Potensi konflik, kata dia, terutama
menyangkut konflik horisontal para pendukung masing-masing calon bupati. Kemungkinan konflik
horisontal itu, lanjutnya, bisa timbul menjelang
kampanye, pada pelaksanaan kampanye, saat pemilihan
maupun setelah perhitungan suara. Dalam pertemuan para Kapolwil, Kapolres se Indonesia di Semarang beberapa waktu lalu, masalah kerawanan dalam pilkada dibahas.
Sementara itu Ketua KPU Provinsi DI Yogyakarta
Suparman Marzuki mengatakan, potensi konflik
horisontal dalam Pilkada memang sangat besar.
Terlebih, kata dia, Pilkada menyangkut kepentingan
masing-masing daerah. Masing-masing calon bupati yang
ikut Pilkada, kata dia, tentu berusaha memperoleh
kemenangan.
Untuk mengantisipasi terjadinya konflik, kata dia, KPU
terus melakukan koordinasi baik dengan kepolisian,
partai politik, tokoh masyarakat maupun eleman
masyarakat yang lain. Tujuannya, kata dia, untuk
melaksanakan pilkada secara jujur, adil, aman, tertib
dan lancar.
Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|