Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Sopir Tuntut Kenaikan Tarif 100 Persen
Selasa, 01 Maret 2005 | 23:48 WIB

TEMPO Interaktif, Tasikmalaya: Puluhan sopir angkutan kota (angkot) Tasikmlaya, Selasa (1/3) berunjuk rasa
ke kantor Organda meminta kenaikan tarif terkait dengan kenaikan BBM. "Kami datang kesini
untuk meminta adanya kenaikan tarif angkutan karena beban yang kami tanggung semakin berat,"
ujar Tata Taufik, juru bicara sopir angkot.


Adapun tuntutan yang mereka ajukan adalah kenaikan tarif sampai seratus persen. Permintaan
ini terkait dengan semakin tingginya operasional di lapangan. Namun setelah ada negosiasi
dengan pihak organda para pengemudi bersedia menurunkan permintaannya. "Kami mengajukan
Rp. 2000 karena operasional di lapangan sangat besar dan kami terbebani dengan kenaikan
BBM. Kami tidak bias berbuat banyak selain meminta kenaikan tarif angkutan," kata Tata.
Akhirnya mereka menerima kenaikan tarif sebesar Rp. 1500 atau naik Rp. 500 untuk
dibicarakan dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub). Setelah beberapa lama mereka di Organda,
mereka akhirnya membubarkan diri dan kembali menjalankan aktivitasnya seperti semula.

Dishub langsung mengadakan pertemuan dengan Organda dan DPRD. Dalam rapat yang dilakukan
di kantor Dishub kota Taikmalaya, diputuskan untuk sementara kenaikan tarif
sebesar Rp. 500 untuk umum. Kenaikan ini berlaku hanya untuk masa transisi, karena
kenaikan tarif perlu adanya SK Walikota yang akan dibicarakan terlebih dahulu dengan
DPRD. "Untuk sementara naik Rp.500 untuk penumpang umum sedangkan secara detail akan
dibicarakan lebih lanjut dengan pihak eksekutif dan legislatif," ujar Kadishub Rahmat
Kurnia.

Rambat Eko-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes buruh yang tergabung dalam Solidaritas Buruh Maritim dan Nelayan Indonesia di kantor Wali Kotamadya Jakarta Utara, 1 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Roy Rubianto; K1A/222/2001; 20011501]. Nelayan tradisional Muara Angke membeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
Pompa Bensin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Lampung Blokir Jalan Soekarno-Hatta
Aksi Teatrikal: Mahasiswi "Memasak Batu"
Mahasiswa Longmarch Protes Kenaikan BBM
Spanduk Mahasiswa: BBM Naik, SBY-Kalla Turun
Ribuan Mahasiswa Makassar Demo Tolak Kenaikan BBM
Mahasiswa Manado: SBY Meresahkan Masyarakat
Massa BEM se-Jabotabek Demo di Istana Negara
Tidak Ada Demo Anti-Kenaikan BBM di Pekanbaru
DPRD Kalsel Kecam Naiknya Harga BBM
DPRD Sulawesi Tenggara Tolak Kenaikan Harga BBM
> selengkapnya...


Referensi

KASUS MARSINAH
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
Federasi Serikat Buruh, PJTKI, BPPD dan BP2TKI
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
UU No.2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
> selengkapnya...

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
Depnakertrans
International Labour Organization
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data