Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Ongkos Angkutan Umum Naik 50 Persen
Selasa, 01 Maret 2005 | 19:48 WIB

TEMPO Interaktif, Malang: Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Jawa Timur, meminta pada Organisasi Perusahaan
Angkutan Darat (Organda) agar segera mengajukan penetapan tarif secara resmi bagi angkutan
umum. Permintaan ini disampaikan menyusul harga bahan bakar minyak (BBM) naik rata-rata
29 persen.

"Kami meminta kepada Organda agar segera mengajukan penetapan kenaikan tarif bagi angkutan
umum. Karena menurut pantauan, tarif sudah naik 50 persen," kata Purnadi, Kepala Dinas
Perhubungan Kabupaten Malang, Selasa (1/3).


Purnadi mengaku pihaknya tak mampu mencegah kenaikan tarif angkutan umum sepihak itu,
karena kenaikan harga BBM juga memicu kenaikan harga-harga kebutuhan bahan pokok. "Daripada
kenaikan ongkos itu ilegal dan sepihak, sebaiknya Organda mengeluarkan ketentuan tarif baru.
Jika sopir-sopir menaikkan tarifnya, itu sudah melanggar aturan. Tapi posisi kami serba
salah juga," ujarnya, seraya menegaskan bahwa selagi belum ada penetapan tarif baru yang
resmi, maka tarif lama tetap berlaku.

Menurutnya, sola penetapan kenaikan tarif angkutan umum biasanya ditetapkan berdasarkan
Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur bagi angkutan umum dalam provinsi, atau ditetapkan oleh
bupati dan wali kota bagi angkutan umum pedesaan dan angkutan dalam kota.

Berdasarkan penghitungan sementara, bagi angkutan umum pedesaan di Kabupaten Malang, kenaikan
tarif diperkirakan tak melebihi 10 persen. Tetapi penetapan tersebut masih harus menunggu
usulan dari Organda, Unit Pelaksana Teknis Daerah, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.
"Sejauh ini belum ada usulan soal kenaikan tarif bagi angkutan umum."

Menurut pantauan di lapangan, menyusul kenaikan harga BBM, tarif angkutan umum di kabupaten
dan kota Malang, serta Kota Batu rata-rata naik Rp 500, dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.500 dan
dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000.

Abdi Purmono-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615]. Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sopir Mogok dan Turunkan Penumpang
Minyak Tanah di Pandeglang Jadi Rp 1.500/Liter
Organda Buat Selebaran Kenaikan Tarif Angkutan
Pemerintah Tak Lagi Subsidi Minyak Bakar
Sopir Unjuk Rasa ke DPRD Palu
Angkot Mogok, Karyawan Terlantar di Jalan
Pengusaha Angkutan Di Tangerang akan Naikan Tarif 10-25 Persen
Pedagang Bensin Eceran Panik Jual BBM
Polda Metro Jaya Kerahkan 654 Personil
Angkutan Umum Mogok, Pelajar Cirebon Terlantar
> selengkapnya...


Referensi

KASUS MARSINAH
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
Federasi Serikat Buruh, PJTKI, BPPD dan BP2TKI
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
UU No.2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jakarta Bakal Diguyur Hujan
Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data