Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banten

Warga Desak Penahanan Gubernur Banten
Selasa, 01 Maret 2005 | 15:58 WIB

TEMPO Interaktif, Serang:Sekitar 300 massa yang menamakan dirinya Masyarakat Banten Peduli Hukum berunjuk rasa di gedung Kejaksaan Tinggi Banten, Selasa (1/3). Mereka mendesak agar Gubernur Banten Djoko Munandar yang tengah diperiksa kejaksaan segera ditahan karena terlibat korupsi anggaran dana perumahan dan penunjang kegiatan DPRD sebesar Rp 14 miliar.

Dalam aksinya para demonstran juga memberikan setumpuk jamu kuat kepada Asisten Pengawas (Asswas) Kejati Banten Basyuni Muasarif. Jamu ini sebagai simbol agar kejaksaan kuat menghadapi tantangan untuk mengungkap kasus korupsi di Banten, termasuk korupsi pengadaan lahan Karangsari di Pandeglang yang melibatkan Wakil Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.

Dalam orasinya para demonstrasi menyesalkan pihak Kejati Banten yang hanya menahan mantan Ketua DPRD Banten Dharmono K. Lawi, mantan Wakil Ketua DPRD Banten Muslim Djamaludin, Wakil Ketua DPRD Banten Mufrodi Muchsin anggota Panitia Anggaran Tuti Sutiah Indra, dan Sekretaris Dewan Tardian. Aksi ini berjalan damai hingga para demonstran pulang.

Berdasarkan catatan Tempo, bukan kali ini saja Kejaksaan Tinggi Banten didatangi pengunjuk rasa yang mendesak agar Djoko Munandar ditahan. Sebelumnya sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Pendekar Banten juga berdemonstrasi. Mereka berorasi mengecam Djoko Munandar dan pejabat provinsi yang dituding menilap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebesar Rp 14 miliar.

Sementara itu, Selasa (1/3) pagi, Djoko Munandar memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka dalama kasus korupsi dana perumahan dan penunjang kegiatan anggota DPRD Rp 14 miliar.

Pemeriksaan yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB baru di mulai 11.30 WIB karena pengacara Djoko Maunandar, Hendry Yosodingrat, terlambat datang.

Asisten Inteljen Kejati Banten I Gede Sidiatmaja mengatakan, pemeriksaan Djoko Munandar dilakukan untuk melengkapi beberapa keterangan dalam berita acara pemeriksaan terdahulu. "Ada beberapa bagian yang belum tuntas karenanya Gubernur kami periksa kembali," kata dia.

Faidil Akbar

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009]. Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset dengan memasang foto Ketua DPR, Akbar Tandjung di samping perangkap tikus di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].
Tabrani Ismail di PN Jakpus
Protes Anti Korupsi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kajati Jatim Meminta Jaksa Tepat Gunakan PP dalam Jerat Kasus Korupsi
Presiden Setujui Pemeriksaan Bupati yang Diduga Terlibat Korupsi
Mantan Ketua DPRD Jepara Tersangka Korupsi
ICW: Sekitar 40-an Anggota DPR RI 2004-2009 Diduga Terlibat Korupsi
Bupati Temanggung Minta Audit BPK
MA Jamin Tidak akan Bebaskan Koruptor
DPRD Tangerang Tunjuk Tim Audit Khusus
Masyarakat Desak Penanganan Kasus Palembang Square Diserahkan KPK
Pemerintah Segera Buat Standarisasi Pelayanan Publik
Kepala Dinas Perhubungan Tulang Bawang Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk29 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data