Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pasuruan Investasikan Rp 439 Miliar untuk Jalan Tol
Senin, 28 Pebruari 2005 | 21:58 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Menyusul rencana pemerintah yang akan membangun 1.600 kilometer jalan tol dalam 49 ruas di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi dalam lima tahun, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana menginvestasikan Rp 439 miliar untuk ikut dalam proyek pembangunan jalan tol Gempol-Rejoso, Gempol-Pandaan, dan Pandaan-Malang.

Kepada Tempo, Wakil Bupati Pasuruan Muzammil Syafi’i mengatakan, untuk mengurus investasi itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendirikan perusahaan daerah. “Namanya Perusahaan Daerah Jalan Tol. Perusahaan ini kami rintis sejak 2002. Launching-nya nanti,” kata Muzammil melalui telepon, Senin (28/2) petang.

Ia merinci, untuk pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan sepanjang 13,6 kilometer, pihaknya akan menginvestasikan Rp 39 miliar dari total Rp 596 miliar nilai investasi proyek itu. Dalam proyek ini, pihaknya akan melakukan joint venture dengan PT Margabumi Adhika Raya selaku investor lama.

Dalam pembangunan jalan tol Gempol-Rejoso sepanjang 34 kilometer, Pemerintah Kabupaten Malang akan mengucurkan modal Rp 400 miliar. Pihaknya melakukan joint operational dengan PT Jasa Marga dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang masing-masing akan menanggung kekurangan sebesar Rp 800 miliar dan Rp 300 miliar. “Nilai total proyek ini Rp 1,5 triliun. Namun business plan-nya masih kami kaji kembali,” kata Muzammil melalui pesan pendek.

Hanya saja, kata Muzammil, pihaknya belum bisa memastikan nilai investasi untuk proyek jalan tol Pandaan-Malang sejauh 29,10 kilometer, karena PT Setdco Marga Nusantara selaku pemenang tender pada 1996 baru mempresentasikan proyek itu pekan lalu. “Istilahnya,” ujar Muzammil, “mereka baru kulonuwun ke kami kemarin. Jadi kami belum bisa perhitungkan prospek proyek.”

Menurut Eduard Pauner, Direktur Jenderal Prasarana Wilayah, Departemen Pekerjaan Umum, ketiga proyek itu diharapkan bisa dimulai Agustus 2005. Masing-masing pemerintah daerah diharapkan sudah bisa menyelesaikan pembebasan tanah secepatnya. Soal penyediaan lahan, kata Muzammil, pihaknya telah melebarkan jalan dari Gempol ke Beji.

Saat ini, katanya, sudah ada empat investor yang ingin ikut berinvestasi di proyek pembangunan jalan tol Gempol-Rejoso dan Gempol-Pandaan. Ia enggan menyebutkan keempat investor itu kecuali memberi isyarat semuanya perusahaan nasional di Jakarta, yang salah satunya ditopang pemodal asing.

Tol Gempol-Rejoso dan Gempol-Pandaan berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sedangkan tol Pandaan-Malang melewati tiga wilayah, yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Malang. Di Kabupaten Pasuruan, titik jalan berada di Pandaan, Sukorejo, Purwosari, dan Purwodadi. Wilayah Kabupaten Malang yang akan dilewati jalan tol adalah Lawang dan Singosari, lalu tembus ke Blimbing dan Gadang di Kota Malang. l abdi purmono




INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data