|
Jawa Madura
Banjir Rendam 26 Ribu Hektare Sawah di Jawa Barat
Sabtu, 26 Pebruari 2005 | 02:08 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Banjir yang melanda wilayah Jawa Barat selama musim penghujan ini semakin meluas. Sejak awal 2005 hingga sekarang, luas sawah yang terendam banjir mencapai 26 ribu hectare, 6.112 hektare di antaranya gagal panen atau puso.
Wilayah yang paling luas terkena banjir adalah Kabupaten Karawang, mencapai 7.444 hektare dengan puso 926 hektare. Sedangkan puso terluas terjadi di Kabupaten Ciamis, seluas 2.326 hektare, dari 4.514 hektare sawah yang terendam.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Barat Entang Ruchiyat, luas area pertanian yang terkena banjir pada 2005 ini lebih kecil dibandingkan dengan 2004. Tahun lalu, luas sawah yang terendam banjir mencapai 70 ribu hektare, 40 ribu hektare di antaranya gagal panen. "Tahun ini sudah mencapai 26 ribu. Sampai akhir tahun kami perkirakan mencapai 30 ribu hektare," kata Entang saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/2).
Akibat banjir itu, Entang memperkirakan, potensi kerugian paling sedikit Rp 45 miliar.
Hitungannya, produksi gabah mencapai 5 ton per hektare dengan harga Rp 1,5 juta per ton. "Namun angka ini terhitung kecil dibandingkan dengan target produksi yang mencapai 9,4 juta ton," kata Entang.
Untuk membantu para petani, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan akan memberikan bantuan 175 ton bibit padi bagi petani yang sawahnya terkena banjir. Namun, bantuan itu baru bisa diberikan April mendatang karena
dana dari APBD Jawa Barat baru cair bulan depan. "Jadi pemerintah kabupaten atau kota menalangi dulu, nanti kita ganti," ujarnya. (Rana Akbari Fitriawan/Noerma Komalasari)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|