|
Banten
Ratusan Hektare Sawah di Serang Gagal Panen
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 16:11 WIB
TEMPO Interaktif, Serang, Banten:Ratusan hektare sawah di beberapa kecamatan di Kabupaten Serang, Banten, dipastikan gagal panen akibat serangan hama pengerek jenis kupu-kupu kecil. Ancaman gagal panen ini meluas karena petani tak mampu membeli pembasmi hama itu.
Pegawai Petugas Lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Julhirawan, mengatakan bahwa ancaman hama ini meluas hampir seluruh kecamatan di Serang. "Serangan hama ini mulai terjadi dua pekan lalu dan hingga kini masih berlangsung," kata dia di Serang kemarin.
Di Kecamatan Kasemen tercatat 200 hektare sawah milik petani tak bisa dipanen. Padi yang sedianya akan panen awal pekan ini rusak. "Butiran padinya rontok," kata Sutiadi, petani Kasemen.
Hal sama terjadi di beberapa wilayah sentra padi di Kecamaran Pontang, Ciruan, dan Sawah Luhur. Beberapa petani di daerah ini mengaku tak bisa berbuat banyak akibat serangan hama itu.
Menurut mereka, hama itu datang seiring dengan seringnya hujan turun. Parahnya, obat untuk membasmi hama ini sangat mahal. "Selain mahal, barangnya juga sangat langka," kata Dulam, petani di Potang, seraya menyebut harga obat hama ini Rp 200 ribu per liter. Faidil Akbar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|