Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Subang

Barang Bekas Milik Texmaco Dilelang untuk Pesangon
Rabu, 16 Pebruari 2005 | 17:39 WIB

TEMPO Interaktif, Subang:Pengadilan Negeri Kabupaten Subang, Jawa Barat, berhasil melelang barang bekas jenis scraf (besi) sebanyak 2.540 ton milik PT. Texmaco Engineering Subang.

Hasil pelelangan barang bekas ini akan digunakan untuk membayar pesangon 1.704 karyawan Texmaco. Karyawan perusahaan milik Marimutu Sinivasan ini telah diberhentikan sejak April 2004.

Sugeng Tarsono, Kepala Panitera Pengadilan Negeri Subang, kepada Tempo, Rabu (16/2), mengatakan, pelaksanaan lelang dilakukan pada Selasa (15/2). Pemenangnya adalah PT.Inter Wood dari Jakarta.

Perusahaan itu sebelumnya telah menyetorkan dana di sebuah bank yang telah ditunjuk Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Bekasi, sebesar Rp. 30 miliar. Harga jual besi bekas ditetapkan Rp.1.250 per kilogramnya.

Pencairan dana hasil lelang masih harus menunggu terbitnya risalah dari KP2LN Bekasi. "Tapi, tidak bakalan sampai bulanan, mungkin hanya dalam beberapa hari saja," ujar Sugeng memastikan.

Pelaksanaan lelang itu berdasarkan surat Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat (P4D), yang memenangkan gugatan pengurus unit kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Texmaco Subang, atas pemilik perusahaan, berkaitan dengan janji pembayaran pesangon dengan hasil penjualan barang bekas milik perusahaan. Keputusan itu lalu, ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya surat putusan Pengadilan Negeri Subang tentang eksekusi dan lelang barang bekas.

Sukamto, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT. Heavindo Perkasa Engineering (salah satu anak perusahan Texmaco), mengaku puas atas keberhasilan lelang itu. "Karena kami sudah pasti akan mendapatkan uang pesangon yang telah dinantikan hampir satu tahun lamanya ini," kata Sukamto.

SPSI Texmaco Engineering Subang telah merinci, dana pesangon buat 1.704 eks karyawan Texmaco itu sebesar Rp.24 miliar. Menurut Sukamto, uang pesangon itu baru akan bisa dicairkan paling cepat pertengahan Februari dan paling lambat awal Maret depan.

Para karyawan operator diperkirakan akan mendapatkan uang pesangon rata-rata Rp.10 juta, sedangkan para suvervisor hingga level manajer mendapatkan antara Rp.10- Rp 150 juta.

Texmaco Engineering Subang memberhentikan karyawannya setahun silam karena sudah tak sanggup membayar gaji. Perusahaan ini dililit utang kepada negara sebesar Rp.29,37 triliun. Perusahaan juga telah berhenti beroperasi akibat tak ada lagi order dari mitra bisnisnya.

Pembagian uang pesangon akan dilaksanakan Pengadilan Negeri Subang, berdasarkan data dari Panitia Penyelesaian Perburuhan Pusat dan Serikat Pekerja Texmaco. Sukamto mengaku setuju dengan rencana yang ditetapkan pihak pengadilan itu. "Tak ada masalah," katanya.

Nanang Sutisna

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Beberapa Karyawan Texmaco meluapkan kemarahan kepada Kuasa Hukum ICW, Bambang Widjodjanto(tengah) usai mengikuti sidang Gugatan Pra Peradilan ICW terhadap Kejagung atas dikeluarkannya SP3 kepada Marimutu Sinivasan di PN Jaksel, Senin(01/09/03). Para karyawan Texmaco tersebut meminta pencabutan gugatan Pra Peradilan oleh ICW mengingat kondisi Perusahaan yang sudah buruk.[TEMPO/Purwanta BS; 20030901]
Texmaco

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Minta Kasus Texmaco Segera Dituntaskan
Komisi Industri DPR Minta Pemerintah Pertahankan Texmaco
BPPN Tidak Pernah Mengatur Perjanjian Modal Kerja dengan Texmaco
Syahrial: PPA Tak Mungkin Kelola Texmaco
Sinivasan Akan Gugat Temenggung, Kwik dan Laksamana
Nasib Pesangon Karyawan Texmaco Tak Jelas
Ribuan Karyawan Texmaco akan Hadiri Keputusan Sidang P4P
Pemilik Texmaco Terancam Kena Paksa Badan
Karyawan Texmako Tolak Pembayaran PHK Dicicil
BPPN Siap Hadapi Gugatan PT Texmaco
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data