Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Da'i Sudah Masukkan Nama-Nama Calon Kapolri
Rabu, 16 Pebruari 2005 | 14:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) jenderal Polisi Da?i Bachtiar mengatakan, hingga saat ini belum ada aturan jelas tentang mekanisme pergantian Kapolri. Karena belum adanya aturan tersebut, maka pemilihan Kapolri yang akan datang tetap menggunakan tradisi selama ini, yakni nama-nama calon Kapolri muncul atas usulan dari Kapolri kepada Presiden. Selanjutnya, Presidenlah yang mempunyai hak prerogratif untuk menentukan siapa Kapolri yang akan ditunjuk. Hal itu dikatakan Da'i kepada wartawan usai membuka acara Apel Kasatwil Polri Tahun 2005 di kompleks Kampus Akademi Kepolisian Semarang, Rabu (16/2).

Munculnya nama-nama calon Kapolri berdasarkan usulan Kapolri tersebut, lanjut Da?i tidak lepas dari salah satu tanggung jawab Kapolri untuk menyiapkan perwira penggantinya. Tentang siapa nama calon Kapolri yang akan diajukan kepada Presiden, Da?i keberatan menyebutkannya. "Yang jelas, lebih dari satu," katanya.

Tentang kandidat calon pengganti Da?i, beberapa media sempat melansir beberapa nama, seperti Wakapolri Komisaris Jenderal (pol) Adang Darodjatun, Inspektur Jenderal (Pol) Sutanto (Kepoala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri), Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal (Pol) Makbul Padmanegara serta Ispektur Jenderal Dadang Garnida (Wakabareskrim Mabes Polri).

Terkait dengan aturan pemilihan Kapolri, sebelumnya, Markas Besar Polri telah mengajukan Konsep Penggantian Kapolri kepada Presdien. Pengajuan usulan tersebut bersama-sama dengan pengajuan konsep Komisi Kepolisian. Namun sampai saat ini konsep tersebut belum disetujui Presiden.

Sohirin

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto melantik Jenderal Wiranto sebagai Panglima ABRI disaksikan Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam) Jenderal Feisal Tanjung. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Presiden Soeharto melantik Jenderal Subagyo HS sebagai KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) disaksikan KSAU, Marsekal Sutria Tubagus di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812]
Pelantikan Jenderal Wiranto
PelantikanJenderal Subagyo HS
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Siapkan Pengamanan Pilkada
Da'i: Perlu Aturan Pelaksana Kerja sama TNI dan Polri
DPR Kaitkan Dana Pembangunan Polda Metrojaya dengan APBN
DPR Akan Tanyakan Dana Pembangunan Detasemen 88 Anti Teror
PBHI: Presiden Harus Perhatikan Track Record Calon Kepala Staf TNI
Hasil Voting, Interpelasi Ditolak
Hak Interpelasi Hanya Didukung Tiga Fraksi
DPR Putuskan Usulan Hak Interpelasi Pengangkatan Panglima TNI
Da'i Bachtiar Bantah Ada Pergantian Kapolri
Polisi: Belum Ada Nama Calon Kapolri
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.3 Thn.2003 Tentang Pelaksanaan Teknis Institusional Peradilan Umum Bagi Anggota Kepolisian Republik Indonesia
PP RI No.2 Thn.2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Republik Indonesia
PP RI No.1 Thn.2003 Tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Republik Indonesia

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data