|
Jawa Tengah
26 Rumah Rusak Akibat Tanah Longsor di Pemalang
Minggu, 13 Pebruari 2005 | 19:40 WIB
TEMPO Interaktif, Pemalang:Hujan deras hampir dua hari berturut-turut yang menguyur sebagian daerah selatan di Kabupaten Pemalang hinga Minggu dini hari (13/2) mengakibatkan tanah longsor.
Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) setempat mencatat, akibat tanah longsor tersebut 26 rumah penduduk di Dukuh Garung Kidul, Desa Talangsana, Kecamatan Watukumpul, mengalami kerusakan cukup parah. Dinding dan lantai rumah mengalami retak-retak. Untuk menghindari korban jiwa, sekitar 150 penghuni beberapa rumah tersebut terpaksa mengungsi di kawasan pemukiman yang lebih aman.
"Hingga hari ini laporan yang kami terima menyebutkan ada 26 rumah yang rusak. Warga telah mengungsi," kata Ketua Kesbanglinmas Budhi Rahardjo, Minggu (13/2). Selain di 26 rumah, longsor juga merusakkan sebuah mushola.
Dalam catatan Kesbanglinmas, daerah Kecamatan Watukumpul memang rawan bencana longsor. Sebenarnya, selain 26 rumah sudah rusak akibat longsor, kerusakan juga terjadi pada 20 rumah lainnya. Namun penghuninya masih nekat bertahan.
Dua tahun sebelumnya longsor juga merusakkan ratusan rumah di kecamatan yang terletak di lereng Gunung Selamet tersebut. Untuk itu Budhi mengimbau kepada seluruh masyarakat di kawasan tersebut untuk waspada. Saat ini, pihaknya juga tengah mengusahakan bantuan untuk para korban.
Sohirin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Perumahan BMP yang longsor akibat aliran kali Kreo yang dibelokan oleh pengelola lapangan golf Manyamar, Jakarta, 1996 [TEMPO/ Arief A. Kuswardono; R1A/235/2001; 20010330].](/hg/photostock/2005/01/31/s_R1a23505_high_thumb.jpg) |
![Tumpukan bantuan untuk korban gempa bumi diturunkan dari helikopter di Nusa Tenggara Timur (NTT), 1993. [TEMPO/ Hidayat SG; 14D/456/1993; 20021002].](/hg/photostock/2005/01/14/s_14D45604_high_thumb.jpg) |
|
|
| Bantuan Korban Gempa Bumi
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|