Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Barisan Pemuda PDIP Gelar Mukernas
Sabtu, 12 Pebruari 2005 | 18:42 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Barisan Pemoeda (BP) PDIP akan mendukung siapa saja tokoh yang
terpilih sebagai ketua umum dalam Kongres PDIP mendatang. BP PDIP berharap agar kongres
memberikan kesempatan yang sama kepada para kader untuk bersaing dalam kompetisi pemilihan
ketua umum secara fair dan adil.

"Siapapun yang terpilih sebagai ketua umum dalam kongres nanti, akan kami dukung asal calon
tersebut murni berasal dari aspirasi rakyat yang dibawa oleh peserta kongres. BP PDIP
tidak terlibat dalam dukung-mendukung calon, bagi BP PDIP yang terpenting adalah jangan
sampai kader PDIP mengalami perpecahan setelah kongres selesai," kata Wakil Sekjen BP PDIP,
Boby Kurniawan kepada Tempo, Sabtu (12/2).

Barisan Pemoeda PDIP yang dideklarasikan di Jakarta 23 Oktober 2004 lalu, menggelar
Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Yogyakarta, Jumat-Sabtu (11-12/2). Dalam Mukernas
BP PDIP diikuti oleh 60-an orang dari 16 cabang dan tiga daerah se Indonesia. Menurut Boby,
hingga saat ini BP PDIP telah mempunyai 27 kepengurusan daerah (tingkat provinsi) dan
40 kepengurusan tingkat cabang (kabupaten).

Dijelaskan Boby, Mukernas yang berlangsung selama dua hari itu memutuskan sejumlah hal
jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, kata Boby, BP PDIP bertekad akan
mewarnai pelaksanaan kongres PDIP di Bali. Selain menggelar pameran politik di arena
kongres, kata Boby, BP PDIP juga menjadi organisasi suproting bagi pelaksanaan kongres
tersebut.

"Saat kongres nanti kami akan menggelar pameran politik. Isinya bermacam-macam. Namun
secara garis besar, kami ingin mewarnai agar kongres PDIP berjalan baik yang utamanya
bukan memperebutkan kursi ketua melainkan mengembalikan jatidiri PDIP sebagai partainya
wong cilik," kata Boby.

Sementara itu Ketua Pelaksana Mukernas yang juga ketua komite BP PDIP Daerah DIY,
Yan Kurnia mengatakan, sebelum pelaksanaan kongres BP PDIP juga akan menggelar seminar
mengenai persoalan PDIP. Seminar itu, kata dia, diharapkan bisa menjadi masukan bagi
kader-kader PDIP sebelum kongres berlangsung.

"Yang kami lihat sekarang PDIP sudah keluar dari khitahnya. BP PDIP mendesak agar dalam
kongres nanti, khitah PDIP dikembalikan ke akarnya semula. BP PDIP juga mendesak agar
kader di daerah diberi peran yang lebih besar sebab masalah yang dihadapi semakin komplek.
Dominasi pengurus pusat semestinya dikurangi jika partai ingin besar dan maju," kata dia.

Syaiful Amin-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pawai kampanye pendukung PDI Perjuangan dengan mobil dan bendera koalisi PDI P, PAN, PPP di sekitar Pancoran , Jakarta tahun 1999  [Tempo/ Rully Kesuma; 27d/155/99; 2000/05/16]. Pendukung PDI Perjuangan dan spanduk bertuliskan Megawati Sukarnoputri, Shes my President pada peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 di Stadion Utama Senayan, Jakarta tanggal 27 Juli 1999 [Tempo/Rini PWI; 29d/369/99; 2000/05/15]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kwik: Peta Kekuatan Pra Kongres PDIP Belum Jelas
BMI Ingin Jadi Onderbouw PDIP
Sucipto Siap Bertangungjawab di Kongres PDIP
PDI Solo Dukung The Gang Of Three Dampingi Mega
Megawati Tak Khawatir Disaingi
Berijazah Palsu, Ketua PDI Perjuangan Rembang Ditahan
PDI P Jember Tetap Dukung Mega
PDIP Disarankan Bentuk Kabinet Bayangan
Mega Siap Pimpin PDIP
Mega: Sebenarnya Saya Ingin Pensiun dari Politik
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Megawati Sukarnoputri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data