|
Yogyakarta
Badai Tropis Harvey Mulai Menghilang
Rabu, 09 Pebruari 2005 | 17:56 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Warga Yogyakarta yang belakangan ini diresahkan oleh kemungkinan datangnya badai tropis Harvey, boleh bernafas lega. Pasalnya, pusaran awan berbentuk cakram yang mengindikasikan terjadinya badai itu sudah menghilang dari pantauan satelit.
Lettu Arif Budiman, Kepala Observasi Badan Meteorologi Lanud Adisucipto Yogyakarta, mengungkapkan, berdasar foto satelit sekitar pukul 13.00, gumpalan pusaran awan seperti cakram sudah mulai mengecil. "Bahkan cenderung menghilang," ujarnya ketika dihubungi Tempo.
Ditanya adakah kemungkinan pusaran awan itu muncul lagi, Arif berpendapat, kemungkinannya kecil. Menurutnya, badai tropis itu bisa muncul lagi jika ada pemicunya yakni suhu permukaan air laut naik, serta ada gangguan angin timur. Kedua faktor pemicu itu, saat ini tidak ada.
Suhu permukaan air Laut Selatan, kata Arif, saat ini normal, berkisar antara 20 sampai 21 derajat celcius. "Jika suhu permukaan air laut mencapai 28-30 derajat celcius, itu baru bahaya," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim Tanjung Perak Surabaya mengingatkan kepada penduduk di Pulau Jawa, agar mewaspadai badai tropis Harvey. Badai ini menimbulkan angin kencang dan hujan lebat yang hebat.
Heru C.N/Adi Mawardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|