Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Madura

Pesawat Latih TNI AU Jatuh Menimpa Rumah Penduduk
Selasa, 08 Pebruari 2005 | 16:55 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Sebuah pesawat latih milik TNI Angkatan Udara Skuadron Pendidikan 102 Pangkalan Udara Lanut Adi Sucipto Yogyakarta, Selasa (8/2) sekitar pukul 14.35 WIB jatuh. Pesawat jenis Bravo LM 2035 itu menimpa rumah milik Apri, warga Desa Grogol Sari, Juwangin, Purwomartani, Sleman, Yogyakarta.

Mesti tidak ada korban jiwa, dua orang instruktur yang membawa pesawat tersebut luka berat. Informasi yang dihimbun di lokasi kejadian menyebutkan, pesawat latih itu diterbangkan oleh Mayor Pnb Maksum dan Mayor Pnb Wahyu Widodo.

Saat jatuh, posisi pesawat menghadap ke barat dan sayapnya patah. Sementara rumah yang kejatuhan pesawat hancur.

Kepala Penerangan dan Perpustakan Lanut Adi Sucipto Mayor (Sus) Agus Muhadi mengatakan, pesawat itu sedang tidak membawa siswa. Pesawat diterbangkan oleh kedua instruktur untuk melakukan pemanasan.
"Mayor Penerbang Wahyu Widodo sudah lama tidak menerbangkan pesawat. Tadi pesawat sengaja diterbangkan oleh Wahyu Widodo untuk melakukan pemasanan dan melatih ketangkasannya,” kata Agus. “Namun tidak tahu kenapa pesawat itu jatuh. Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan sebab-sebab jatuhnya pesawat."

Kedua instruktur itu langsung dibawa ke rumah sakit tentara karena mengalami luka parah. Mereka dievakuasi oleh petugas yang dibantu masyarakat sekitar. Pukul 16.10 WIB, bangkai pesawat sudah diangkat dari rumah milik Apri dan saat ini sedang dipotong-potong untuk dibawa ke Lanut Adi Sucipto. (Syaiful Amin/LN Idayani/ Heru CN)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh  dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]



Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pasien Demam Berdarah di RS Tarakan Terus Meningkat
Tim Investigasi Perhubungan Selidiki Tergelincirnya Lion Air
Lion Air Tergelincir di Makassar
Cuaca Penyebab Kecelakaan Lion Air
Dephub: Lion Air Sehat
TNI AD Kirim Tim Selidiki Heli Jatuh di Pulau Wetar
Heli Jatuh, Pangdam XVI Patimura dan Rombongan Gubernur Selamat
Helikopter TNI AD Jatuh Perairan Alor
10 Kru Helikopter Seahawk Selamat
Penyebab Helikopter Jatuh Masih Diselidiki
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data