Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Wiranto Pertemukan Dua Kubu di Kraton Solo
Senin, 07 Pebruari 2005 | 14:55 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Mantan Panglima TNI Wiranto dan sejumlah mantan menteri yang dikenal sebagai sentana dalem Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan menjadi penengah perseteruan dua kubu di istana tersebut. Senin (7/2) malam ini. Wiranto bersama mantan Menko Kesra Haryono Suyono dan mantan Mensesneg Moerdiono akan mempertemukan KGPH Hangabehi dengan KGPH Tedjowulan di Restoran Diamond Solo.

"Dengan turunnya para "dewa-dewa" itu konflik di kraton agar segera selesai karena selama ini usaha "para satria" untuk menjembatani tidak berhasil," kata GPH Suryo Wicaksono, salah seorang mendiang putra PB XII kepada Tempo, Senin (7/2).

Gusti Nenok, panggilan akrab Suryo Wicaksono menolak menyebutkan secara eksplisit rencana pertemuan dua kubu tersebut. Dia hanya menyebut, pertemuan tersebut akan difasilitasi tokoh-tokoh dari Jakarta itu, itu masih menunggu kepastian dari kedua belah pihak.

Menurut dia, pertemuan antara Tedjowulan dan Hangabehi penting karena sejak keduanya mendeklarasikan sebagai raja, mereka belum pernah bertemu. "Jangankan bertemu, ngomong ke wartawan pun juga tidak mau kan. Gusti Behi harus bertemu langsung tidak melalui perantara seperti yang terjadi selama ini," kata dia.

Menurut Gusti Nenok, dirinya belum bisa memastikan apakah kedua pihak yang berseberangan itu bersedia bertemu dan saling bicara. Dikatakannya, tanpa adanya pembicaraan langsung antara Tedjowulan dengan Hangabehi, rekonsiliasi putra-putri kraton mustahil terjadi.

Gusti Nenok menambahkan dari Kubu Tedjowulan dipastikan telah bersedia hadir dalam pertemuan tersebut. "Sejak dari dulu, Gusti Tedjo memang menghendaki langsung bertemu dan bicara dengan Gusti Behi. Seharusnya Gusti Behi menyambut ajakan itu dan para pendukungnya jangan malah menghalang-halanginya," ujarnya.

Sementara itu, dari kubu Hangabehi belum ada kejelasan dan masih dalam proses lobi. Salah satu menantu PB XII yang menjadi pendukung Hangabehi, KP Edy Wirabumi ketika dihubungi mengatakan pihaknya masih menggelar rapat. Namun dia tidak menjelaskan agenda rapat yang sedang diikuti tersebut apakah membahas soal rencana pertemuan dengan Tedjowulan atau persiapan peringatan malam 1 Sura. "Nanti saya kabari," kata dia singkat.

Perseteruan dua putera mendiang PB XII ini juga telah memakan korban. Mantan Sekretaris PB XII, RM. Yuli Sulistyo beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan surat wasiat yang berisikan sabda dalem PB XII. Surat wasiat yang terdapat cap jempol PB XII tersebut yang menjadi landasan penobatan Hangabehi sebagai PB XIII. Kasus ini ditangani langsung Mabes Polri. "Perkara ini ditangani Henry Yosodiningrat sebagai kuasa hukumnya," kata Wirabumi beberapa waktu lalu.

Imron Rosyid

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto melantik Jenderal Wiranto sebagai Panglima ABRI disaksikan Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam) Jenderal Feisal Tanjung. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Mantan Panglima ABRI, Wiranto saat menjadi saksi pada sidang kasus pelanggaran HAM di Timor Timur dengan terdakwa mantan Danrem Wiradharma Dili, Brigadir Jenderal (Brigjen) M Noer Muis di Pengadilan Ad Hoc HAM Jakarta Pusat, 23 Oktober 2002. [TEMPO/ Arie Basuki; K13A/083/2002; 20021106].
Pelantikan Jenderal Wiranto
Wiranto di PN Jakpus
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wiranto Akhirnya Mau Dilamar Akbar
Akbar Tandjung dan Wiranto Buat Kesepakatan
Wiranto Belum Tentu Menggandeng Akbar
Akbar Tandjung Bicarakan Formasi dengan Wiranto
Siswono : DPD II Memiliki Hak Untuk Memilih Ketua Umum
Raja-raja Mulai Berdatangan di Yogyakarta
PB XIII Temui Ketua DPR
Kirab Raja Baru Keraton Surakarta Dibatalkan
KGHP Tedjowulan Bertemu Gus Dur dan Taufik Kiemas
Keraton Surakarta Punya Dua Raja
> selengkapnya...


Referensi

Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
AWAS Bersaing Rebut Golkar ? 01
> selengkapnya...

Website

Wiranto


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk20 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data