Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Madura

Ribuan TKI dari Malaysia Tiba di Tanjung Perak
Jum'at, 04 Pebruari 2005 | 21:02 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Sedikitnya 4.700 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia, tiba di pelabuhan transit Gapura Surya, Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (4/2). Mereka adalah gelombang terakhir dari 44.619 TKI yang mendapatkan amnesti dari Pemerintah Malaysia.

Para pekerja migrant yang beraasal dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, itu datang dengan KM Umsini. Mereka berangkat dari Port Klang, Malaysia, 31 Januari lalu. Setibanya di pelabuhan Surabaya mereka diangkut dengan bus yang disediakan Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur menuju terminal Purabaya. Dari terminal, mereka pulang ke daerahnya masing-masing.

Kedatangan ribuan pekerja ini disambut dinas tenaga kerja dan dinas sosial dari daerah masing-masing. Wajah para TKI yang terdiri dari laki-laki dan perempuan ini tampak senang. Dari atas kapal, mereka melambaikan tangan sambil tersenyum kepada petugas maupun penjemput yang menunggu sejak pagi. "Hidup Indonesia, Hidup Indonesia!," teriak Abdul Malik, pekerja asal Lombok Tengah, ketika kapal mulai bersandar.

Malik mengatakan, dirinya masih ingin bekerja lagi di Malaysia karena mencari makan di
Indonesia sangat sulit. Dia berharap, suatu hari nanti mendapatkan surat resmi bekerja di Malaysia. Namun, sementara waktu Malik mengaku akan istirahat di rumahnya. "Mohonlah kepada pemerintah kita dibantu. Biar tak jadi TKI ilegal," kuli bangunan ini berharap.

Muhammad Bahrudin, Wakil Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, mengatakan pemulangan TKI ilegal asal daerahnya sudah berlangsung sejak akhir Desember 2004. Berdasarkan hasil lobi pemerintah Indonesia, pemerintah Malaysia memberikan amnesti pada para TKI ilegal agar segera meninggalkan negeri jiran itu paling lambat 31 Januari 2005. "Mereka pulang secara bertahap, baik dengan menggunakan pesawat melalui Bandara Juanda, juga dari Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Bahrudin. (Adi Mawardi)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Para TKI yang kembali dari Tawao Malaysia beristirahat di dalam lokasi penampungan Mambunut,  Nunukan, Kailmantan Timur, Rabu, 11/09/2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021017] Seorang TKI yang kembali dari Tawao Malaysia memandang KRI Tanjung Kambani 971 yang akan difungsikan sebagai Rumah Sakit terapung saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Timur, Minggu, 8 September 2002. Kapal ini tidak dapat merapat di dermaga dikarenakan dangkalnya air di pelabuhan tersebut. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021218].
TKI
TKI Di Nunukan
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia Ingin Malaysia Bantu Biaya Pemulangan TKI
Menakertrans Tak Larang TKI Kembali ke Malaysia
Pemprov Jawa Tengah Ingin Buka Posko di Tempat Kedatangan TKI
Baru 350 TKI Ilegal Asal NTT Kembali
DPR: Seharusnya Hukuman Cambuk bagi TKI Tidak Terjadi
Pelayanan Satu Atap untuk TKI Ditambah
DPR akan Jadikan Fatwa MUI tentang TKW sebagai Rekomendasi Kebijakan Tenaga Kerja
BUMN Malaysia Pekerjakan TKI Ilegal
Indonesia Agar Bentuk Tim Penagih Piutang TKI Ilegal
MUI Haramkan Perempuan jadi TKW
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data